NTB, newsline.id – PT Semen Gresik, anak usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG), merombak susunan direksi dan komisaris sebagai bagian dari langkah strategis memperkuat manajemen perusahaan.
Kepala Departemen Komunikasi dan LGRC PT Semen Gresik Abdul Manan menyatakan bahwa perubahan kepengurusan tersebut merupakan penyegaran manajemen sekaligus strategi pemegang saham untuk meningkatkan daya saing perusahaan. “Perubahan pengurus ini merupakan langkah strategis untuk mengoptimalkan potensi perusahaan di tengah persaingan industri yang semakin ketat,” ujarnya.
Salah satu keputusan yang menjadi perhatian adalah penunjukan politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Zulkieflimansyah, sebagai Komisaris PT Semen Gresik. Informasi tersebut disampaikan melalui akun media sosial resmi Semen Gresik dan dikutip, Selasa (16/12).
ADVERTISEMENT
.480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
Zulkieflimansyah saat ini tercatat sebagai Sekretaris Bidang Pembinaan Umat dan Kerukunan Beragama Dewan Pimpinan Pusat PKS. Ia memiliki pengalaman panjang di tingkat nasional, antara lain sebagai Gubernur Nusa Tenggara Barat periode 2018–2023 dan anggota DPR RI selama tiga periode pada 2004–2018.
Selain berkiprah di dunia politik, Zulkieflimansyah juga dikenal sebagai pendiri Universitas Teknologi Sumbawa serta penggagas Program Beasiswa NTB.
Perubahan manajemen juga mencakup penunjukan Gatot Mardiana sebagai Direktur Utama PT Semen Gresik menggantikan Muchamad Supriyadi. Gatot sebelumnya memiliki pengalaman di industri semen, di antaranya sebagai Direktur Operasi Thang Long Cement Company sejak 2023 serta Direktur Umum dan SDM PT Semen Baturaja Tbk pada 2022–2023.
Selain itu, perusahaan menetapkan Fardhi Sjahrul Ade sebagai Direktur Keuangan dan SDM serta Benny Ismanto sebagai Direktur Operasi.
Dengan demikian, susunan direksi PT Semen Gresik saat ini terdiri atas Direktur Utama Gatot Mardiana, Direktur Keuangan dan SDM Fardhi Sjahrul Ade, serta Direktur Operasi Benny Ismanto.
Adapun jajaran komisaris diisi oleh Komisaris Utama Otok Kuswandaru, Komisaris Mufti Arimurti, Komisaris Independen Sukron Ma’mun Hidayat, dan Komisaris Zulkieflimansyah.
Abdul Manan menambahkan bahwa kehadiran komisaris dan direksi baru diharapkan dapat memperkuat fungsi pengawasan, meningkatkan efisiensi operasional, serta mempercepat transformasi berkelanjutan yang tengah dijalankan perusahaan.
Dengan susunan kepemimpinan baru tersebut, Semen Gresik optimistis dapat menghadapi tantangan industri semen ke depan serta memperkuat perannya sebagai bagian dari SIG dalam mendukung pembangunan nasional.
Penulis : R9







