Peletakan Masjid As Syuhada, Bupati Lotim Kaitkan dengan Pertumbuhan Ekonomi Daerah

Rabu, 22 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Selong, newsline.id — Pembangunan Masjid As Syuhada di Dusun Lendang Belo, Desa Lendang Nangka, Kecamatan Masbagik mulai digerakkan. Peletakan batu pertama dilakukan langsung oleh Bupati Lombok Timur Haerul Warisin, Rabu (22/4), dengan nilai proyek diperkirakan mencapai Rp3 miliar.

Di tengah geliat pembangunan rumah ibadah tersebut, Bupati mengaitkan fenomena ini dengan kondisi ekonomi daerah yang dinilai sedang tumbuh.

“Kita lihat masyarakat sedang gencar-gencarnya membangun, termasuk rumah-rumah ibadah. Ini adalah keberkahan tersendiri,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

ads.480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menyebut pertumbuhan ekonomi Lombok Timur berada di angka 4,39 persen dan menempatkan daerah itu di posisi kedua di Nusa Tenggara Barat setelah Kota Mataram.

Menurutnya, geliat pembangunan masjid tidak bisa dilepaskan dari meningkatnya kemampuan ekonomi masyarakat.

“Membangun masjid adalah keberkahan karena rezeki masyarakat menjadi berkah. Semua bersemangat untuk membangun rumah Allah,” tegasnya.

Namun, di sisi lain, pernyataan tersebut juga membuka ruang pertanyaan tentang arah prioritas pembangunan. Pemerintah daerah, kata Bupati, tetap akan menggelontorkan dukungan untuk sektor keagamaan, termasuk bantuan material pembangunan masjid.

Untuk Masjid As Syuhada, Pemda menyiapkan bantuan 250 sak semen. Secara keseluruhan, pada 2025 anggaran bantuan untuk masjid dan pondok pesantren disebut mencapai Rp7 miliar.

Selain itu, pemerintah juga menyinggung rencana proyek besar lain, seperti renovasi Masjid Agung Al-Mujahidin Selong dengan nilai hingga Rp50 miliar, serta pembangunan ulang Gedung Wanita Selong menjadi fasilitas berkapasitas sekitar 5.000 orang.

Haerul juga menyebut Lombok Timur masuk dalam nominasi program Entrepreneur Government dari Kementerian Dalam Negeri, yang diklaim sebagai indikator inovasi pembiayaan dan pengelolaan daerah.

Di tengah berbagai rencana tersebut, ia menegaskan bahwa pembangunan keagamaan tidak boleh berhenti pada aspek fisik semata, melainkan juga harus menyentuh penguatan nilai dan pemberdayaan umat. (AK)

Editor : R9

Follow WhatsApp Channel ntb.newsline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

20 Peserta Ikuti Pelatihan Kompetensi, Bupati Lotim Serahkan Bantuan Peralatan DBH-CHT dan Santunan BPJS
127 Desa di Lotim Belum Bangun KDKMP, Bupati: Manfaatkan Rp1 Miliar dari Negara, Cari Solusi Lahan
Bupati Lotim Tegaskan Ketahanan Pangan dan Infrastruktur Jadi Prioritas, Siapkan Rp200 Miliar untuk Jalan
KKN ITSkes Muhammadiyah Selong Gelar Sosialisasi dan PMT untuk 55 Balita Stunting di Pringgabaya Utara
Bupati Lotim Lepas 80 Kontingen Pramuka ke Jamnas XII di Cibubur, Pesan Jaga Nama Baik Daerah
Sekda Lotim Buka Jeruk Manis Festival IV, Apresiasi Kemandirian Desa dan Warisan Adat Kayu Jejeneng
Bupati Lotim Sampaikan KUA-PPAS 2027 Rp3,176 Triliun, DPRD Setujui Dua Raperda di Paripurna
Dua Kali Kebakaran TNGR Berhasil Dikendalikan, Bupati Lotim Khawatir Isu Internasional dan Ajukan Bantuan Pusat

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 16:20 WITA

20 Peserta Ikuti Pelatihan Kompetensi, Bupati Lotim Serahkan Bantuan Peralatan DBH-CHT dan Santunan BPJS

Senin, 7 September 2026 - 16:48 WITA

127 Desa di Lotim Belum Bangun KDKMP, Bupati: Manfaatkan Rp1 Miliar dari Negara, Cari Solusi Lahan

Senin, 7 September 2026 - 15:51 WITA

Bupati Lotim Tegaskan Ketahanan Pangan dan Infrastruktur Jadi Prioritas, Siapkan Rp200 Miliar untuk Jalan

Selasa, 18 Agustus 2026 - 21:38 WITA

KKN ITSkes Muhammadiyah Selong Gelar Sosialisasi dan PMT untuk 55 Balita Stunting di Pringgabaya Utara

Selasa, 11 Agustus 2026 - 18:44 WITA

Bupati Lotim Lepas 80 Kontingen Pramuka ke Jamnas XII di Cibubur, Pesan Jaga Nama Baik Daerah

Berita Terbaru