Bupati Lombok Timur Tekankan Optimalisasi Lahan Kering dalam Penguatan Ketahanan Pangan Daerah

Kamis, 23 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Selong, newsline.id — Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin menegaskan komitmennya dalam mengoptimalkan potensi lahan kering sebagai strategi memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani di daerah.

Hal tersebut disampaikannya dalam kegiatan Panen Raya Lumbung Pangan Baznas jagung varietas ADV Jago yang berlangsung di Kecamatan Pringgabaya, Kamis (23/4/2026).

Dalam pemaparannya, Bupati mengungkapkan bahwa Lombok Timur memiliki tantangan sekaligus peluang besar di sektor pertanian. Dari total luas lahan pertanian, sekitar 113 ribu hektar merupakan lahan kering yang tersebar di sejumlah wilayah, seperti Pringgabaya, Sambalia, Sakra Timur, Keruak, dan Jerowaru.

ADVERTISEMENT

ads.480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, keterbatasan sumber air di lahan kering mendorong lahirnya inovasi di tingkat petani. Di wilayah selatan, petani secara mandiri membangun embung dengan memanfaatkan sebagian lahan sebagai penampung air hujan untuk mendukung irigasi.

Sementara itu, di wilayah utara, pola tanam dilakukan dengan memanfaatkan curah hujan pada musim pertama, kemudian dilanjutkan dengan penggunaan sumur bor pada musim tanam berikutnya.

“Dengan manajemen air yang tepat dan dukungan berbagai pihak, kami optimistis produktivitas lahan kering dapat terus meningkat dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” ujar Bupati.

Ia menambahkan bahwa sektor pertanian hingga saat ini masih menjadi penopang utama perekonomian daerah, yang tercermin dari dominasi sektor tersebut terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Lombok Timur.

Selain komoditas pangan, Lombok Timur juga memiliki potensi unggulan di sektor tembakau yang memberikan kontribusi signifikan terhadap pendapatan daerah melalui Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) yang mencapai sekitar Rp50 miliar.

Dalam kesempatan yang sama, dilakukan penyerahan bantuan program pemberdayaan secara simbolis kepada kelompok tani binaan sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan sektor pertanian berbasis masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Lombok Timur berharap sinergi antara pemerintah, lembaga, dan masyarakat dapat terus diperkuat guna mendorong pengelolaan lahan kering yang lebih produktif dan berkelanjutan.

Penulis : Ak

Editor : Redaksi

Follow WhatsApp Channel ntb.newsline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

GASAK NTB Ingatkan Aksi PPS Tidak Ganggu Fasilitas Vital dan Aktivitas Ekonomi Masyarakat
BPS dan Pemkab Lotim Perkuat SDM Pendataan Sensus Ekonomi 2026
Polda NTB Sembelih 261 Hewan Kurban, Daging Dibagikan untuk Ribuan Warga Penerima Manfaat
Lombok Timur Kembali Raih WTP, Bupati Tegaskan Komitmen Tata Kelola Bersih
Sekda Lotim Tutup TC MTQ XXXI NTB 2026, Optimisme Kafilah Menguat
Tasyakuran Penamatan MTs Fathul Muin NW Montong Tangi Dibanjiri Air Mata Haru
TMMD Ke-128 di Paok Lombok Resmi Ditutup, Danrem 162/WB Apresiasi Sinergi TNI dan Masyarakat
Pendapatan Tembus Rp2,9 Miliar, PD Agro Selaparang Diminta Perkuat Tata Kelola

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 14:38 WITA

GASAK NTB Ingatkan Aksi PPS Tidak Ganggu Fasilitas Vital dan Aktivitas Ekonomi Masyarakat

Jumat, 29 Mei 2026 - 14:16 WITA

BPS dan Pemkab Lotim Perkuat SDM Pendataan Sensus Ekonomi 2026

Rabu, 27 Mei 2026 - 13:40 WITA

Polda NTB Sembelih 261 Hewan Kurban, Daging Dibagikan untuk Ribuan Warga Penerima Manfaat

Senin, 25 Mei 2026 - 18:47 WITA

Sekda Lotim Tutup TC MTQ XXXI NTB 2026, Optimisme Kafilah Menguat

Sabtu, 23 Mei 2026 - 22:54 WITA

Tasyakuran Penamatan MTs Fathul Muin NW Montong Tangi Dibanjiri Air Mata Haru

Berita Terbaru

Ekonomi Pembangunan

BPS dan Pemkab Lotim Perkuat SDM Pendataan Sensus Ekonomi 2026

Jumat, 29 Mei 2026 - 14:16 WITA