Sekda Lombok Timur akui harga elpiji 3 kg melampaui HET, sebut distribusi jadi masalah

Senin, 20 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Selong, newsline.id— Pemerintah Kabupaten Lombok Timur mengakui harga elpiji bersubsidi ukuran 3 kilogram di lapangan masih melampaui harga eceran tertinggi (HET) akibat persoalan distribusi dan tingginya permintaan.

Sekretaris Daerah Lombok Timur, Muhammad Juaini Taofik, mengatakan HET elpiji 3 kg di tingkat pangkalan seharusnya berada di angka Rp18.000, sesuai ketentuan pemerintah.

“Berdasarkan peraturan pemerintah, harga eceran tertinggi gas elpiji di pangkalan, sekali lagi, di tingkat pangkalan itu Rp18.000. Akan tetapi karena masyarakat membeli tidak di pangkalan tetapi membeli di pengecer, itulah yang menyebabkan ada harga di atas HET,” kata Juaini saat berdialog dengan massa di Selong, Senin.

ADVERTISEMENT

ads.480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia mengakui dalam kondisi kelangkaan, harga elpiji 3 kg di tingkat pengecer bisa mencapai Rp22.000 hingga Rp30.000 per tabung.

Selain persoalan distribusi, pemerintah daerah juga menyoroti meningkatnya konsumsi elpiji subsidi oleh kelompok yang tidak berhak sebagai faktor utama terganggunya pasokan.

Penggunaan elpiji 3 kg oleh pelaku usaha seperti hotel, restoran, hingga peternak ayam disebut ikut menekan ketersediaan di tingkat rumah tangga. Padahal, berdasarkan aturan, kelompok tersebut tidak diperkenankan menggunakan gas bersubsidi.

Data pemerintah daerah mencatat terdapat sedikitnya 253 usaha peternakan ayam di Lombok Timur yang turut menyerap elpiji subsidi.

Juaini juga mengakui pemerintah daerah terlambat mengantisipasi lonjakan kebutuhan masyarakat. Permintaan maaf, kata dia, sebelumnya telah disampaikan oleh kepala daerah dan dinas terkait.

“Dalam upaya menstabilkan pasokan, pemerintah daerah telah mengusulkan penambahan kuota elpiji bersubsidi kepada pihak Pertamina. Langkah ini diharapkan dapat menjamin kebutuhan rumah tangga, khususnya masyarakat miskin” ujarnya.

Di sisi lain, pemerintah juga mendorong peternak untuk beralih ke elpiji nonsubsidi secara bertahap. Namun, masa transisi kebijakan ini dinilai masih membutuhkan penyesuaian di lapangan.

Untuk memperketat pengawasan, pemerintah daerah telah membentuk satuan tugas (satgas) yang turut melibatkan unsur organisasi masyarakat. Masyarakat juga diminta berperan aktif melaporkan penggunaan elpiji subsidi yang tidak sesuai peruntukan.

Aksi unjuk rasa yang dilakukan massa terkait kelangkaan dan mahalnya elpiji 3 kg di depan Kantor Bupati Lombok Timur berlangsung tertib dan berakhir tanpa insiden. (AK)

Editor : R9

Follow WhatsApp Channel ntb.newsline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Festival Peresean Kembang Kuning Ditutup, Bupati Lotim Dorong Festival Peresean Digelar Empat Kali Setahun
Gedung Serbaguna Disiapkan Jadi Ikon Baru Lombok Timur, Siap Tampung 2.000 Orang
Rotasi Jabatan untuk Kemajuan Daerah, Bupati Lotim Ajak Pejabat Kerja Bersama
Bupati Lombok Timur Lepas Rombongan Pawai Ta’aruf MTQ NTB ke-31
Imbas Pengusutan Kejagung, GASAK NTB Desak Audit Program MBG di Lombok Timur
Target Tiga Besar, Bupati Haerul Warisin Lepas Kafilah MTQ XXXI NTB dengan Tambahan Dukungan Rp1 Miliar
Peletakan Batu Pertama Yayasan Shirotul Khair, Bupati Paparkan Capaian Ekonomi Lombok Timur
Lombok Timur Jadi Pilot Project Nasional Digitalisasi Bansos, 400 Ribu KK Masuk Sasaran Pendataan

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:43 WITA

Festival Peresean Kembang Kuning Ditutup, Bupati Lotim Dorong Festival Peresean Digelar Empat Kali Setahun

Rabu, 10 Juni 2026 - 14:25 WITA

Gedung Serbaguna Disiapkan Jadi Ikon Baru Lombok Timur, Siap Tampung 2.000 Orang

Rabu, 10 Juni 2026 - 14:20 WITA

Rotasi Jabatan untuk Kemajuan Daerah, Bupati Lotim Ajak Pejabat Kerja Bersama

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:03 WITA

Bupati Lombok Timur Lepas Rombongan Pawai Ta’aruf MTQ NTB ke-31

Senin, 8 Juni 2026 - 13:30 WITA

Imbas Pengusutan Kejagung, GASAK NTB Desak Audit Program MBG di Lombok Timur

Berita Terbaru

Lombok Timur

Bupati Lombok Timur Lepas Rombongan Pawai Ta’aruf MTQ NTB ke-31

Selasa, 9 Jun 2026 - 19:03 WITA