Global, newsline.id — Harga Bitcoin (BTC) menunjukkan ketahanan di level tinggi dengan diperdagangkan di kisaran USD 77.000–78.000 pada perdagangan terbaru, didorong oleh meningkatnya minat investor institusi serta arus dana yang terus mengalir ke produk investasi berbasis kripto.
Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir terpantau relatif stabil, meskipun fluktuasi kecil masih terjadi seiring dinamika pasar global. Tren ini mencerminkan fase konsolidasi setelah penguatan signifikan yang terjadi dalam beberapa pekan terakhir.
Sejumlah analis menilai bahwa penguatan Bitcoin saat ini tidak terlepas dari meningkatnya partisipasi investor institusi, yang mulai melihat aset kripto sebagai bagian dari diversifikasi portofolio jangka panjang.
ADVERTISEMENT
.480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
Selain itu, aliran dana ke Exchange-Traded Fund (ETF) berbasis Bitcoin tercatat konsisten, menjadi salah satu faktor utama yang menopang harga di level tinggi.
Di sisi lain, cadangan Bitcoin di bursa kripto dilaporkan terus menurun, mengindikasikan kecenderungan investor untuk menyimpan aset mereka dalam jangka waktu lebih lama, sehingga mengurangi tekanan jual di pasar.
Faktor eksternal juga turut berpengaruh. Kondisi geopolitik global yang relatif lebih stabil mendorong minat terhadap aset berisiko, termasuk kripto.
Bitcoin bahkan sempat mendekati level USD 79.000, sebelum kembali bergerak dalam rentang konsolidasi. Level USD 80.000 kini menjadi target psikologis berikutnya yang diperhatikan pelaku pasar.
Meski demikian, analis mengingatkan potensi aksi ambil untung (profit taking) yang dapat terjadi sewaktu-waktu, terutama setelah kenaikan harga yang cukup signifikan dalam waktu singkat.
Secara keseluruhan, prospek Bitcoin dalam jangka pendek masih cenderung positif, dengan dukungan dari arus dana institusi, keterbatasan suplai di bursa, serta sentimen pasar global yang kondusif.
Penulis : Ak
Editor : Redaksi








