Saham DEWA Terus Melemah, Tekanan Jual Meningkat Usai Aksi Divestasi

Jumat, 5 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, newsline.id – Harga saham PT Darma Henwa Tbk (DEWA) kembali melemah pada awal perdagangan Jumat pagi (5/12/2025), di tengah derasnya aksi jual para pemodal, termasuk dari salah satu pemegang saham lama.

Pada pukul 09.18 WIB, saham DEWA turun 2,34 persen ke posisi Rp418 per lembar. Aktivitas perdagangan cukup tinggi dengan lebih dari 484 juta saham ditransaksikan dalam lebih dari 16 ribu transaksi. Nilai transaksi menembus Rp202 miliar, sementara data Stockbit Sekuritas mencatat adanya jual bersih investor sebesar Rp27,8 miliar.

Tekanan jual berlanjut sejak 3 Desember 2025 dan mencapai titik terendah pada Kamis (4/12), ketika saham DEWA melemah hampir 7 persen. Tren negatif ini dipicu oleh aksi divestasi dalam jumlah besar yang dilakukan PT Andhesti Tungkas Pratama pada akhir November.

ADVERTISEMENT

ads.480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pada 28 November 2025, Andhesti melepas sekitar 335,7 juta saham DEWA pada harga Rp422 per lembar, dengan total nilai sekitar Rp141,69 miliar.

Berdasarkan keterbukaan informasi, Direktur DEWA Mukson Arif Rosyidi menjelaskan bahwa transaksi tersebut merupakan divestasi yang telah direncanakan. Setelah aksi jual itu, Andhesti masih menggenggam sekitar 9,35 persen saham perseroan.

“Tujuan dari transaksi, divestasi saham,” ujar Direktur DEWA Mukson Arif Rosyidi dalam laporan keterbukaan informasi terkait penjualan saham oleh Andhesti.

 

Penulis : R9

Follow WhatsApp Channel ntb.newsline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pendapatan Tembus Rp2,9 Miliar, PD Agro Selaparang Diminta Perkuat Tata Kelola
JMSI NTB dan ITDC Perkuat Kolaborasi Promosi KEK Mandalika Dorong Citra Mandalika Mendunia
Bitcoin Bertahan di Level Tinggi, Sentuh Kisaran USD 78.000 di Tengah Arus Dana Institusi
Bupati Lombok Timur Tekankan Optimalisasi Lahan Kering dalam Penguatan Ketahanan Pangan Daerah
Peletakan Masjid As Syuhada, Bupati Lotim Kaitkan dengan Pertumbuhan Ekonomi Daerah
NTB jadi rujukan nasional pengembangan BPRS, pangsa pasar tembus 50 persen
Lotim masuk nominasi “entrepreneur government”, andalkan skema pembiayaan kreatif
Sekda Lombok Timur akui harga elpiji 3 kg melampaui HET, sebut distribusi jadi masalah

Berita Terkait

Rabu, 20 Mei 2026 - 18:38 WITA

Pendapatan Tembus Rp2,9 Miliar, PD Agro Selaparang Diminta Perkuat Tata Kelola

Jumat, 1 Mei 2026 - 19:15 WITA

JMSI NTB dan ITDC Perkuat Kolaborasi Promosi KEK Mandalika Dorong Citra Mandalika Mendunia

Sabtu, 25 April 2026 - 06:20 WITA

Bitcoin Bertahan di Level Tinggi, Sentuh Kisaran USD 78.000 di Tengah Arus Dana Institusi

Kamis, 23 April 2026 - 21:15 WITA

Bupati Lombok Timur Tekankan Optimalisasi Lahan Kering dalam Penguatan Ketahanan Pangan Daerah

Rabu, 22 April 2026 - 17:35 WITA

Peletakan Masjid As Syuhada, Bupati Lotim Kaitkan dengan Pertumbuhan Ekonomi Daerah

Berita Terbaru