Harga Emas Antam di Pegadaian Menguat pada Selasa, 2 Desember 2025

Selasa, 2 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, newsline.id – Harga emas batangan Antam yang diperdagangkan di Pegadaian pada Selasa, (2/12) kembali menunjukkan tren kenaikan. Berdasarkan daftar harga resmi yang dirilis perusahaan, harga jual emas Antam ukuran 1 gram kini mencapai Rp2.657.000, sementara nilai buyback atau pembelian kembali berada pada angka Rp2.300.000 per gram. Kenaikan ini menandai penguatan lanjutan setelah beberapa hari terakhir harga emas bergerak fluktuatif mengikuti dinamika pasar global.

Peningkatan harga juga tercatat pada sebagian besar varian berat lainnya. Untuk emas ukuran 0,5 gram, Pegadaian menetapkan harga jual Rp1.384.000 dengan harga buyback Rp1.150.000. Emas 2 gram mengalami kenaikan dengan harga jual Rp5.247.000 serta buyback Rp4.601.000, memperlihatkan minat masyarakat yang tetap stabil terhadap investasi emas fisik di tengah ketidakpastian ekonomi.

Pada kategori emas berukuran menengah, pergerakan naik semakin terlihat. Emas Antam 5 gram dipasarkan dengan harga Rp13.034.000, sedangkan harga buyback-nya dipatok Rp11.504.000. Untuk ukuran 10 gram, Pegadaian mematok harga jual Rp26.010.000 dengan harga pembelian kembali Rp23.008.000. Kedua ukuran ini merupakan pilihan yang cukup diminati investor ritel karena menawarkan keseimbangan antara nilai investasi dan keterjangkauan harga.

ADVERTISEMENT

ads.480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Untuk varian yang lebih besar, yaitu 25 gram dan 50 gram, Pegadaian masing-masing mematok harga jual Rp64.886.000 dan Rp129.685.000. Kenaikan pada kategori ini menunjukkan permintaan yang tetap terjaga, terutama dari konsumen yang membeli emas dalam jumlah besar untuk kebutuhan jangka panjang, seperti pembagian harta, tabungan pendidikan, atau perlindungan nilai aset.

Pada kategori ukuran besar lainnya, Pegadaian mencatat harga emas 100 gram sebesar Rp259.284.000, dengan buyback Rp228.957.000. Emas 250 gram dibanderol Rp647.917.000, sementara emas 500 gram atau setengah kilogram dijual dengan harga Rp1.295.602.000, disertai buyback Rp1.139.149.000. Ukuran-ukuran ini biasanya dibeli oleh investor institusional atau individu dengan strategi diversifikasi aset yang lebih agresif.

Untuk ukuran terbesar yang disediakan, yakni emas 1.000 gram atau 1 kilogram, harga jual tercatat Rp2.591.160.000, dengan nilai pembelian kembali mencapai Rp2.278.299.000. Harga ini mencerminkan pergerakan harga emas dunia yang terus meningkat seiring berkembangnya ketidakpastian ekonomi global.

Kenaikan harga emas Antam di pasar domestik tidak terlepas dari pengaruh berbagai faktor eksternal, terutama sentimen pasar terhadap kebijakan suku bunga di Amerika Serikat dan pergerakan dolar AS. Kondisi perekonomian global yang masih dibayangi ketidakpastian membuat emas kembali menjadi instrumen favorit sebagai aset lindung nilai. Selain itu, fluktuasi nilai tukar rupiah turut berkontribusi terhadap perubahan harga emas dalam negeri, mengingat penentuan harga emas global menggunakan denominasi dolar AS.

Sejumlah analis memperkirakan bahwa tren kenaikan harga emas masih dapat berlanjut selama tekanan ekonomi global berlangsung, terutama jika pasar memperkirakan adanya pelonggaran kebijakan moneter dalam beberapa bulan ke depan. Dengan kondisi tersebut, permintaan emas fisik di dalam negeri diprediksi tetap tinggi, baik untuk keperluan investasi jangka panjang maupun sebagai sarana menjaga kestabilan nilai aset.

Penulis : R9

Follow WhatsApp Channel ntb.newsline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pendapatan Tembus Rp2,9 Miliar, PD Agro Selaparang Diminta Perkuat Tata Kelola
JMSI NTB dan ITDC Perkuat Kolaborasi Promosi KEK Mandalika Dorong Citra Mandalika Mendunia
Bitcoin Bertahan di Level Tinggi, Sentuh Kisaran USD 78.000 di Tengah Arus Dana Institusi
Bupati Lombok Timur Tekankan Optimalisasi Lahan Kering dalam Penguatan Ketahanan Pangan Daerah
Peletakan Masjid As Syuhada, Bupati Lotim Kaitkan dengan Pertumbuhan Ekonomi Daerah
NTB jadi rujukan nasional pengembangan BPRS, pangsa pasar tembus 50 persen
Lotim masuk nominasi “entrepreneur government”, andalkan skema pembiayaan kreatif
Sekda Lombok Timur akui harga elpiji 3 kg melampaui HET, sebut distribusi jadi masalah

Berita Terkait

Rabu, 20 Mei 2026 - 18:38 WITA

Pendapatan Tembus Rp2,9 Miliar, PD Agro Selaparang Diminta Perkuat Tata Kelola

Jumat, 1 Mei 2026 - 19:15 WITA

JMSI NTB dan ITDC Perkuat Kolaborasi Promosi KEK Mandalika Dorong Citra Mandalika Mendunia

Sabtu, 25 April 2026 - 06:20 WITA

Bitcoin Bertahan di Level Tinggi, Sentuh Kisaran USD 78.000 di Tengah Arus Dana Institusi

Kamis, 23 April 2026 - 21:15 WITA

Bupati Lombok Timur Tekankan Optimalisasi Lahan Kering dalam Penguatan Ketahanan Pangan Daerah

Rabu, 22 April 2026 - 17:35 WITA

Peletakan Masjid As Syuhada, Bupati Lotim Kaitkan dengan Pertumbuhan Ekonomi Daerah

Berita Terbaru

Ekonomi Pembangunan

BPS dan Pemkab Lotim Perkuat SDM Pendataan Sensus Ekonomi 2026

Jumat, 29 Mei 2026 - 14:16 WITA