Selong, newsline.id — Wakil Bupati Lombok Timur H. Moh. Edwin Hadiwijaya mewakili Bupati H. Haerul Warisin menghadiri pengukuhan Kepala Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Nusa Tenggara Barat yang baru, Adrian Puspawijaya.
Prosesi pengukuhan dilakukan oleh Gubernur Nusa Tenggara Barat H. Muhammad Iqbal di Pendopo Gubernur NTB, Mataram, Selasa (10/2).
Dalam sambutannya, Gubernur menekankan pentingnya peran BPKP dalam mendampingi pemerintah daerah guna memastikan tata kelola keuangan dan pembangunan berjalan secara akuntabel.
ADVERTISEMENT
.480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
Ia menjelaskan bahwa BPKP memiliki fungsi strategis sebagai aparat pengawasan intern pemerintah (APIP) yang bertanggung jawab langsung kepada Presiden dalam mengawal akuntabilitas pengelolaan keuangan negara dan daerah.
Menurutnya, pengawasan yang dilakukan BPKP tidak semata-mata untuk mencari kesalahan, melainkan sebagai upaya memberikan pendampingan agar para pejabat tidak terjerat persoalan hukum akibat lemahnya sistem tata kelola.
“Tugas BPKP adalah melakukan pemantauan, pengawasan, serta pendampingan agar tata kelola pemerintahan berjalan dengan benar,” ujarnya.
Gubernur juga menegaskan bahwa pemerintah provinsi bersama pemerintah kabupaten/kota di NTB berkomitmen untuk terus memperbaiki sistem tata kelola pemerintahan. Karena itu, kolaborasi dengan BPKP dinilai sangat penting dalam mendorong perbaikan tersebut.
Ia berharap berbagai kendala administratif maupun tata kelola dapat diselesaikan melalui pendampingan BPKP sebagai langkah pencegahan dini.
Adrian Puspawijaya sebelumnya menjabat sebagai pelaksana tugas Kepala Perwakilan BPKP NTB. Pada 2026, BPKP memfokuskan penguatan pengawasan pada sektor sumber daya manusia, pengelolaan anggaran, serta audit badan usaha milik daerah, termasuk Bank NTB Syariah.
Acara pengukuhan tersebut dihadiri para bupati dan wali kota se-NTB, jajaran Forkopimda NTB, serta pimpinan organisasi perangkat daerah dan pejabat di lingkungan BPKP NTB. (Red)









