Ratusan Massa Tuntut Polres Lombok Timur jelaskan Proyek Gedung BPKB

Rabu, 3 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Selong, newsline.id – Ratusan Massa yang tergabung dalam Aliansi Pemuda dan Masyarakat Lombok Timur Menggugat menggelar aksi di depan Polres Lombok Timur untuk menuntut penjelasan terkait dugaan kejanggalan proyek pembangunan gedung BPKB Satlantas senilai Rp25,7 miliar, Rabu, (3/12).

Massa menilai terdapat sejumlah persoalan teknis dalam pelaksanaan proyek, termasuk dugaan ketiadaan manajemen konstruksi, penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) yang tidak optimal, serta penggunaan material yang dinilai tidak sesuai standar bangunan bertingkat.

Ketua Umum DPC HIMMAH NWDI Lombok Timur, Muzanni Ardian, mengatakan hasil investigasi mereka menunjukkan lemahnya pengawasan sejak proses lelang hingga tahap pembangunan.
“Dalam pelaksanaannya, scaffolding atau perancah menggunakan bambu, bukan baja seperti standar bangunan bertingkat,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

ads.480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menambahkan bahwa kewajiban pemberian perlindungan K3 bagi pekerja belum diterapkan secara memadai.
“Mengganti scaffolding dengan bambu sama artinya mempertaruhkan nyawa pekerja. Mengabaikan K3 sangat berbahaya bagi mereka,” tegasnya.

Koordinator umum aksi, Fahri Rahman, menyampaikan bahwa massa meminta Kapolres Lombok Timur memberikan penjelasan langsung terkait dugaan kejanggalan tersebut. Namun, hingga aksi berlangsung, Kapolres belum menemui pengunjuk rasa.
“Kami kecewa karena Kapolres sebelumnya menyatakan bersedia menemui kami, tetapi itu tidak terjadi,” katanya.

Aliansi menyodorkan lima tuntutan utama, salah satunya permintaan audit proyek oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) serta evaluasi terhadap pimpinan Polres. Mereka menyatakan akan kembali dengan jumlah massa lebih besar jika tuntutan tidak ditindaklanjuti.

Hingga berita ini disiarkan, Polres Lombok Timur belum memberikan keterangan resmi mengenai tuntutan maupun dugaan kejanggalan yang disampaikan peserta aksi. Aliansi berencana menggelar aksi lanjutan pada pekan berikutnya.

Penulis : R9

Follow WhatsApp Channel ntb.newsline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BPS dan Pemkab Lotim Perkuat SDM Pendataan Sensus Ekonomi 2026
Lombok Timur Kembali Raih WTP, Bupati Tegaskan Komitmen Tata Kelola Bersih
Sekda Lotim Tutup TC MTQ XXXI NTB 2026, Optimisme Kafilah Menguat
Tasyakuran Penamatan MTs Fathul Muin NW Montong Tangi Dibanjiri Air Mata Haru
TMMD Ke-128 di Paok Lombok Resmi Ditutup, Danrem 162/WB Apresiasi Sinergi TNI dan Masyarakat
Pendapatan Tembus Rp2,9 Miliar, PD Agro Selaparang Diminta Perkuat Tata Kelola
Bupati Lombok Timur Hadiri Tasyakuran Penamatan Santri YPP Darul Iman Wattaqwa NW
Wabup Lotim Buka TC MTQ XXXI, Tekankan Kesiapan Non Teknis Kafilah

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 13:10 WITA

Lombok Timur Kembali Raih WTP, Bupati Tegaskan Komitmen Tata Kelola Bersih

Senin, 25 Mei 2026 - 18:47 WITA

Sekda Lotim Tutup TC MTQ XXXI NTB 2026, Optimisme Kafilah Menguat

Sabtu, 23 Mei 2026 - 22:54 WITA

Tasyakuran Penamatan MTs Fathul Muin NW Montong Tangi Dibanjiri Air Mata Haru

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:10 WITA

TMMD Ke-128 di Paok Lombok Resmi Ditutup, Danrem 162/WB Apresiasi Sinergi TNI dan Masyarakat

Rabu, 20 Mei 2026 - 18:38 WITA

Pendapatan Tembus Rp2,9 Miliar, PD Agro Selaparang Diminta Perkuat Tata Kelola

Berita Terbaru