Puluhan Siswa Diduga Keracunan Usai Santap MBG dari SPPG Ketangga

Rabu, 28 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lombok Timur, newsline.id — Puluhan siswa di Kecamatan Suela dilaporkan mengalami gejala diduga keracunan setelah menyantap menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dipasok Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG) Ketangga, Senin (26/1/2026).

“Prinsipnya, SPPG itu dapur profesional yang diisi orang-orang kompeten. Sangat tidak masuk akal jika makanan cepat basi, apalagi sampai menyebabkan keracunan massal. Ini menyangkut nyawa anak-anak kita,” kata Ketua Ketangga Bersatu Riadi, Selasa (27/1).

Ia menilai peristiwa tersebut sebagai kelalaian serius dalam tata kelola dapur penyedia MBG. Sejumlah siswa dari beberapa sekolah dilaporkan mengalami sakit perut, mual, dan gejala lain sesaat setelah mengonsumsi makanan yang dikirim dapur tersebut.

ADVERTISEMENT

ads.480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Riadi, laporan warga dan wali murid dalam beberapa pekan terakhir juga menyoroti dugaan persoalan pengelolaan di SPPG Ketangga, mulai dari makanan yang disebut hampir basi namun tetap didistribusikan, hingga manajemen operasional yang dinilai tidak mengikuti prosedur baku.

“Tata kelola SPPG sudah jelas aturannya. Jangan ada ‘nego-nego’ teknis yang mengabaikan standar. Keselamatan siswa harus menjadi prioritas. Kami minta transparansi penuh atas insiden ini,” ujarnya.

Ia mendesak otoritas terkait segera mengevaluasi operasional SPPG Ketangga dan memberikan sanksi tegas jika ditemukan unsur kelalaian dalam proses pengolahan makanan.

Hingga berita ini diturunkan, pengelola SPPG Ketangga belum memberikan keterangan resmi. Dinas Kesehatan dan instansi terkait diharapkan melakukan penelusuran untuk memastikan penyebab kejadian dan mencegah peristiwa serupa terulang. (AK)

Editor : R9

Follow WhatsApp Channel ntb.newsline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sekda Lotim Bacakan Amanat BPIP, Pancasila Harus Menjadi Ideologi yang Hidup
GASAK NTB Ingatkan Aksi PPS Tidak Ganggu Fasilitas Vital dan Aktivitas Ekonomi Masyarakat
BPS dan Pemkab Lotim Perkuat SDM Pendataan Sensus Ekonomi 2026
Lombok Timur Kembali Raih WTP, Bupati Tegaskan Komitmen Tata Kelola Bersih
Sekda Lotim Tutup TC MTQ XXXI NTB 2026, Optimisme Kafilah Menguat
Tasyakuran Penamatan MTs Fathul Muin NW Montong Tangi Dibanjiri Air Mata Haru
TMMD Ke-128 di Paok Lombok Resmi Ditutup, Danrem 162/WB Apresiasi Sinergi TNI dan Masyarakat
Pendapatan Tembus Rp2,9 Miliar, PD Agro Selaparang Diminta Perkuat Tata Kelola

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 21:03 WITA

Sekda Lotim Bacakan Amanat BPIP, Pancasila Harus Menjadi Ideologi yang Hidup

Jumat, 29 Mei 2026 - 14:38 WITA

GASAK NTB Ingatkan Aksi PPS Tidak Ganggu Fasilitas Vital dan Aktivitas Ekonomi Masyarakat

Jumat, 29 Mei 2026 - 14:16 WITA

BPS dan Pemkab Lotim Perkuat SDM Pendataan Sensus Ekonomi 2026

Selasa, 26 Mei 2026 - 13:10 WITA

Lombok Timur Kembali Raih WTP, Bupati Tegaskan Komitmen Tata Kelola Bersih

Senin, 25 Mei 2026 - 18:47 WITA

Sekda Lotim Tutup TC MTQ XXXI NTB 2026, Optimisme Kafilah Menguat

Berita Terbaru