Mataram, newsline.id — Tim Resmob Satuan Reserse Kriminal Polresta Mataram menangkap tiga pria yang diduga terlibat dalam kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di wilayah Kota Mataram.
Ketiga terduga masing-masing berinisial SH, MS, dan BA yang diamankan di wilayah Seganteng, Kecamatan Cakranegara, Kamis dini hari.
Dua di antaranya, yakni SH dan MS, diduga sebagai pelaku pencurian, sedangkan BA berperan sebagai penadah barang hasil kejahatan.
ADVERTISEMENT
.480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
Kasat Reskrim Polresta Mataram AKP I Made Dharma YP mengatakan pengungkapan kasus tersebut bermula dari laporan korban terkait hilangnya sepeda motor di wilayah Babakan, Kecamatan Sandubaya.
Menurut dia, kejadian itu terjadi saat korban memarkir sepeda motornya di depan rumah dalam kondisi terkunci stang, kemudian pergi melaksanakan salat tarawih di masjid yang berada di sekitar tempat tinggalnya.
Namun, ketika korban kembali sekitar pukul 20.00 WITA, kendaraan yang diparkir sebelumnya sudah tidak berada di tempat.
Korban kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polresta Mataram.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Resmob melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengumpulkan keterangan saksi, serta memeriksa rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi.
Dari hasil penyelidikan tersebut, polisi berhasil mengidentifikasi para terduga pelaku hingga akhirnya dilakukan penangkapan di wilayah Seganteng.
“Yang kami amankan ada tiga orang, dua di antaranya pelaku utama dan satu orang diduga sebagai penadah. Salah satu pelaku utama, yakni SH, juga merupakan residivis kasus pencurian,” kata AKP I Made Dharma.
Dalam penangkapan tersebut, polisi juga menyita sejumlah barang bukti, termasuk sepeda motor milik korban.
Saat ini ketiga terduga menjalani pemeriksaan intensif di Satreskrim Polresta Mataram.
Mereka dijerat dengan Pasal 477 dan Pasal 591 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) terkait tindak pidana pencurian dan penadahan.
“Barang bukti sudah diamankan dan kasus ini masih terus kami kembangkan,” ujarnya. (AK)
Editor : R9







