Festival Peresean Kembang Kuning Ditutup, Bupati Lotim Dorong Festival Peresean Digelar Empat Kali Setahun

Kamis, 11 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sikur, ntb.newsline.id – Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin menegaskan komitmennya dalam menjaga dan melestarikan budaya daerah sebagai bagian penting dari identitas masyarakat Sasak. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri penutupan Festival Peresean dalam rangka Hari Ulang Tahun Desa Wisata Kembang Kuning yang berlangsung di Lapangan Umum Desa Kembang Kuning, Kecamatan Sikur, Kamis (11/6/2026).

Festival yang menjadi salah satu agenda budaya unggulan di kawasan wisata tersebut berlangsung meriah dan mendapat sambutan hangat dari masyarakat, wisatawan mancanegara, pelaku budaya, serta berbagai elemen masyarakat yang hadir menyaksikan jalannya acara.

Dalam sambutannya, Bupati Haerul Warisin menekankan bahwa Peresean bukan sekadar hiburan rakyat, melainkan warisan budaya yang memiliki nilai sejarah, filosofi, dan identitas yang harus terus dijaga keberlangsungannya.

ADVERTISEMENT

ads.480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, tradisi Peresean merupakan salah satu simbol kebanggaan masyarakat Sasak yang perlu diwariskan kepada generasi muda agar tidak tergerus oleh perkembangan zaman.

“Kegiatan budaya seperti Peresean harus terus dilestarikan. Saya berharap kegiatan ini tidak hanya digelar saat perayaan tertentu, tetapi dapat dilaksanakan hingga empat kali dalam setahun,” ujar Bupati.

Ia menilai semakin sering kegiatan budaya digelar, maka semakin besar pula peluang masyarakat untuk mengenal, mencintai, dan menjaga warisan budaya daerah yang dimiliki Lombok Timur.

Selain itu, penyelenggaraan festival budaya secara rutin juga diyakini dapat memberikan dampak positif terhadap sektor pariwisata dan perekonomian masyarakat setempat.

Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap pelestarian budaya daerah, Bupati Lombok Timur turut menyerahkan bantuan kepada panitia penyelenggara festival. Bantuan tersebut diharapkan dapat menjadi stimulus sekaligus motivasi bagi masyarakat dan pelaku budaya untuk terus mengembangkan berbagai kegiatan kebudayaan di daerah.

Festival Peresean yang menjadi rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun Desa Wisata Kembang Kuning tersebut telah berlangsung sejak 29 Mei 2026 dan berhasil menarik perhatian masyarakat dari berbagai daerah.

Antusiasme warga terlihat sejak hari pertama pelaksanaan hingga malam penutupan. Ribuan masyarakat memadati area lapangan untuk menyaksikan pertarungan para pepadu yang mempertunjukkan kemampuan, ketangkasan, dan sportivitas dalam arena Peresean.

Tradisi Peresean sendiri merupakan salah satu warisan budaya khas masyarakat Sasak yang telah diwariskan secara turun-temurun. Selain menjadi simbol keberanian dan ketangguhan, Peresean juga memiliki nilai-nilai persaudaraan, kebersamaan, serta penghormatan terhadap tradisi leluhur.

Keberadaan Festival Peresean dinilai tidak hanya penting dalam menjaga kelestarian budaya lokal, tetapi juga berpotensi menjadi daya tarik wisata budaya yang mampu mendukung perkembangan Desa Wisata Kembang Kuning sebagai salah satu destinasi unggulan di Kabupaten Lombok Timur.

Pemerintah Kabupaten Lombok Timur berharap kegiatan serupa dapat terus dikembangkan secara berkelanjutan sehingga mampu memperkuat identitas budaya daerah sekaligus mendorong pertumbuhan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif masyarakat.

Dengan semakin besarnya perhatian terhadap pelestarian budaya lokal, Lombok Timur diharapkan dapat terus mempertahankan kekayaan tradisi yang dimiliki sebagai modal penting dalam membangun daerah yang maju tanpa kehilangan jati diri budaya.

Penulis : Ak

Editor : Redaksi

Follow WhatsApp Channel ntb.newsline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

20 Peserta Ikuti Pelatihan Kompetensi, Bupati Lotim Serahkan Bantuan Peralatan DBH-CHT dan Santunan BPJS
127 Desa di Lotim Belum Bangun KDKMP, Bupati: Manfaatkan Rp1 Miliar dari Negara, Cari Solusi Lahan
Bupati Lotim Tegaskan Ketahanan Pangan dan Infrastruktur Jadi Prioritas, Siapkan Rp200 Miliar untuk Jalan
KKN ITSkes Muhammadiyah Selong Gelar Sosialisasi dan PMT untuk 55 Balita Stunting di Pringgabaya Utara
Bupati Lotim Lepas 80 Kontingen Pramuka ke Jamnas XII di Cibubur, Pesan Jaga Nama Baik Daerah
Sekda Lotim Buka Jeruk Manis Festival IV, Apresiasi Kemandirian Desa dan Warisan Adat Kayu Jejeneng
Bupati Lotim Sampaikan KUA-PPAS 2027 Rp3,176 Triliun, DPRD Setujui Dua Raperda di Paripurna
Dua Kali Kebakaran TNGR Berhasil Dikendalikan, Bupati Lotim Khawatir Isu Internasional dan Ajukan Bantuan Pusat

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 16:20 WITA

20 Peserta Ikuti Pelatihan Kompetensi, Bupati Lotim Serahkan Bantuan Peralatan DBH-CHT dan Santunan BPJS

Senin, 7 September 2026 - 16:48 WITA

127 Desa di Lotim Belum Bangun KDKMP, Bupati: Manfaatkan Rp1 Miliar dari Negara, Cari Solusi Lahan

Senin, 7 September 2026 - 15:51 WITA

Bupati Lotim Tegaskan Ketahanan Pangan dan Infrastruktur Jadi Prioritas, Siapkan Rp200 Miliar untuk Jalan

Selasa, 18 Agustus 2026 - 21:38 WITA

KKN ITSkes Muhammadiyah Selong Gelar Sosialisasi dan PMT untuk 55 Balita Stunting di Pringgabaya Utara

Selasa, 11 Agustus 2026 - 18:44 WITA

Bupati Lotim Lepas 80 Kontingen Pramuka ke Jamnas XII di Cibubur, Pesan Jaga Nama Baik Daerah

Berita Terbaru