Ketua Umum YPH PPD NWDI Soroti Sulitnya Akses SPPG Program MBG di Lombok Timur

Selasa, 20 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Selong, newsline.id — Ketua Umum YPH PPD NWDI Pancor soroti sulitnya memperoleh akses Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Lombok Timur.

Sorotan tersebut disampaikan Muhammad Djamaluddin selaku Ketua Umum YPH PPD NWDI yang mengelola 16 lembaga pendidikan dengan sekitar 6.500 santri, saat evaluasi Program MBG di Kantor DPRD Kabupaten Lombok Timur, Senin (19/1).

“Kita paham bahwa ini adalah proyek politik, jadi ada deal-deal dibelakang yang kami tidak ketahui karena kami jalurnya apa adanya,” ucapnya.

ADVERTISEMENT

ads.480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menyampaikan bahwa untuk mendapatkan satu SPPG saja sangatlah sulit. Hingga saat ini, yayasan yang dikelolanya hanya memperoleh satu SPPG dengan kuota sekitar 1.300 penerima manfaat, sementara sekitar 5.200 santri lainnya dilayani oleh SPPG lain.

“Mendapatkan satu SPPG saja sangatlah sulit, itupun hanya diberikan 1.300 sehingga sisanya 5.200 diberikan ke SPPG yang lain,” ujarnya.

Menurut Djamaluddin, apabila pemberian SPPG mengacu pada tujuan Badan Gizi Nasional (BGN) untuk mencerdaskan kehidupan bangsa, yayasan pendidikan seharusnya mendapatkan kesempatan lebih besar karena memiliki penerima manfaat yang jelas dan terdata.

“Kalau diberikan sesuai dengan BGN ini untuk mencerdaskan kehidupan bangsa, saya kira yayasan yang diberikan kesempatan yang diberikan dengan penerima manfaat sudah jelas dengan SPPG yang diberikan, tentunya kami akan menggunakan dana negara itu sebaik-baiknya untuk memenuhi gizi santri kami,” katanya.

Ia menegaskan perlunya membuka ruang yang lebih adil bagi yayasan pendidikan dan pondok pesantren yang dinilai mampu mengelola Program Makan Bergizi Gratis secara bertanggung jawab.

“Berikan kesempatan untuk yayasan atau pondok pesantren yang mampu mengelola SPPG,” Tutupnya.

Rapat evaluasi tersebut merupakan bagian dari agenda DPRD Kabupaten Lombok Timur bersama pemerintah daerah untuk meninjau pelaksanaan Program MBG setelah berjalan selama satu tahun, sekaligus menyerap masukan dari para pemangku kepentingan. (AK)

Follow WhatsApp Channel ntb.newsline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

20 Peserta Ikuti Pelatihan Kompetensi, Bupati Lotim Serahkan Bantuan Peralatan DBH-CHT dan Santunan BPJS
127 Desa di Lotim Belum Bangun KDKMP, Bupati: Manfaatkan Rp1 Miliar dari Negara, Cari Solusi Lahan
Bupati Lotim Tegaskan Ketahanan Pangan dan Infrastruktur Jadi Prioritas, Siapkan Rp200 Miliar untuk Jalan
KKN ITSkes Muhammadiyah Selong Gelar Sosialisasi dan PMT untuk 55 Balita Stunting di Pringgabaya Utara
Bupati Lotim Lepas 80 Kontingen Pramuka ke Jamnas XII di Cibubur, Pesan Jaga Nama Baik Daerah
Sekda Lotim Buka Jeruk Manis Festival IV, Apresiasi Kemandirian Desa dan Warisan Adat Kayu Jejeneng
Bupati Lotim Sampaikan KUA-PPAS 2027 Rp3,176 Triliun, DPRD Setujui Dua Raperda di Paripurna
Dua Kali Kebakaran TNGR Berhasil Dikendalikan, Bupati Lotim Khawatir Isu Internasional dan Ajukan Bantuan Pusat

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 16:20 WITA

20 Peserta Ikuti Pelatihan Kompetensi, Bupati Lotim Serahkan Bantuan Peralatan DBH-CHT dan Santunan BPJS

Senin, 7 September 2026 - 16:48 WITA

127 Desa di Lotim Belum Bangun KDKMP, Bupati: Manfaatkan Rp1 Miliar dari Negara, Cari Solusi Lahan

Senin, 7 September 2026 - 15:51 WITA

Bupati Lotim Tegaskan Ketahanan Pangan dan Infrastruktur Jadi Prioritas, Siapkan Rp200 Miliar untuk Jalan

Selasa, 18 Agustus 2026 - 21:38 WITA

KKN ITSkes Muhammadiyah Selong Gelar Sosialisasi dan PMT untuk 55 Balita Stunting di Pringgabaya Utara

Selasa, 11 Agustus 2026 - 18:44 WITA

Bupati Lotim Lepas 80 Kontingen Pramuka ke Jamnas XII di Cibubur, Pesan Jaga Nama Baik Daerah

Berita Terbaru