Dapur Ketapang Raya Keruak Bantah Isu Kurma Rusak pada Program MBG

Jumat, 13 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lombok Timur, newsline.id — Pengelola dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Ketapang Raya, Kecamatan Keruak, Lombok Timur, membantah isu yang menyebutkan adanya pembagian kurma rusak dalam menu program Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada penerima manfaat.

Pihak dapur menegaskan informasi yang beredar di salah satu media daring tersebut tidak sesuai dengan kondisi di lapangan.

Mitra dapur SPPG Ketapang Raya Ardan Fahriza mengatakan hingga saat ini tidak ada laporan dari pihak sekolah terkait kualitas kurma yang dibagikan kepada para penerima manfaat.

ADVERTISEMENT

ads.480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Apa yang disampaikan dalam media online itu kurang tepat. Sebelum berita itu naik, kami sudah memastikan ke semua sekolah agar segera melaporkan jika ada ditemukan kesalahan pada menu yang kami sajikan, namun tidak ada pihak sekolah yang menyampaikan keluhan seperti yang diberitakan,” ujarnya.

Ia menambahkan pihak dapur sejak awal membuka ruang bagi sekolah maupun penerima manfaat untuk menyampaikan kritik atau keluhan apabila ditemukan menu yang tidak layak.

“Dari awal kami selalu menyampaikan kepada semua penerima manfaat bahwa pihak dapur siap menerima kritik dan mengganti apabila menu yang disajikan benar-benar tidak sesuai atau rusak,” kata Ardan.

Terkait proses pengembalian wadah makanan (tobeng), pihak dapur juga menegaskan bahwa mekanisme tersebut telah mengikuti petunjuk teknis (juknis) yang ditetapkan oleh Badan Gizi Nasional (BGN).

Menurutnya, juknis tersebut telah disosialisasikan kepada seluruh sekolah yang menjadi penerima program MBG lengkap dengan penjelasan mengenai prosedur yang harus diikuti.

“Juknis tersebut sudah disampaikan kepada setiap sekolah, lengkap dengan penjelasan prosedurnya. Sampai saat ini juga belum ada sekolah yang menyampaikan keberatan terhadap pelaksanaan juknis tersebut,” ujarnya.

Pihak dapur SPPG Ketapang Raya menyatakan siap memberikan penjelasan secara terbuka kepada pihak terkait apabila diperlukan guna memastikan seluruh proses pelaksanaan program berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan.

“Kalaupun nantinya ada yang datang untuk meminta keterangan, kami dari pihak dapur siap menerima,” katanya. (AK)

Editor : R9

Follow WhatsApp Channel ntb.newsline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perkuat Fondasi Ideologi dan Militansi, DPK HIMMAH NWDI Fakultas Teknik Gelar Pembaiatan WAPA 1
Polda NTB Amankan BBM Pertalite 1,7 Ton di Lombok Timur, Mobil Pengangkut Ikut Disita
Bangun Kesadaran Hidup Sehat, Pemkab Lotim Bersama YJI Dorong Pencegahan Penyakit Jantung
GMNI Lotim Pertanyakan Masa Jabatan Plt Dirut PDAM yang Dinilai Melebihi Ketentuan
21 Pejabat Pemkab Lombok Timur Dilantik, Bupati Tekankan Etika dan Pelayanan
Keberkahan Alam Sambelia, Bupati Lotim Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan
Bupati Lotim Serahkan Bantuan BAZNAS ke 60 Pedagang Pasar Tenten, Ingatkan Kebersihan
DPK HIMMAH NWDI Fakultas Teknik Perkuat Fondasi Kader Lewat Pra Wahana Pengkaderan

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 12:49 WITA

Perkuat Fondasi Ideologi dan Militansi, DPK HIMMAH NWDI Fakultas Teknik Gelar Pembaiatan WAPA 1

Minggu, 25 Oktober 2026 - 16:10 WITA

Polda NTB Amankan BBM Pertalite 1,7 Ton di Lombok Timur, Mobil Pengangkut Ikut Disita

Minggu, 25 Oktober 2026 - 12:13 WITA

Bangun Kesadaran Hidup Sehat, Pemkab Lotim Bersama YJI Dorong Pencegahan Penyakit Jantung

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 00:25 WITA

GMNI Lotim Pertanyakan Masa Jabatan Plt Dirut PDAM yang Dinilai Melebihi Ketentuan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 01:09 WITA

21 Pejabat Pemkab Lombok Timur Dilantik, Bupati Tekankan Etika dan Pelayanan

Berita Terbaru