Masbagik, newsline.id — Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Lombok Timur bersama sejumlah organisasi wartawan sepakat membangun kemitraan strategis melalui Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang berlandaskan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers serta Kode Etik Jurnalistik Dewan Pers.
Ketua Baznas Lombok Timur Muhammad Kamli mengatakan kerja sama tersebut bertujuan memperkuat transparansi dan akuntabilitas publik dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS). “Kami berharap pertemuan ini dapat mempererat silaturahmi dengan rekan-rekan media di Lotim. Masukan selama enam bulan kami menjabat menjadi bahan evaluasi agar manajemen Baznas semakin lebih baik,” ujarnya dalam kegiatan coffee morning di Lesehan Bonto, Masbagik, Rabu (11/2).
Ia menegaskan, dana yang digunakan dalam kerja sama publikasi bersumber dari kas Baznas untuk bagian syiar amil.
ADVERTISEMENT
.480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
“Terkait PKS, kami akan bersikap adil, dan dana yang digunakan bersumber dari kas Baznas untuk bagian syiar amil,” katanya.
Kegiatan tersebut dihadiri perwakilan organisasi wartawan di Lombok Timur dan menjadi forum silaturahmi sekaligus evaluasi kinerja enam bulan terakhir kepengurusan Baznas Lombok Timur.
Wakil Ketua II Baznas Lombok Timur M. Hamidi memaparkan capaian dan progres kerja kelembagaan, termasuk penguatan program ZIS dan peningkatan tata kelola lembaga.
Dalam forum itu disepakati ruang lingkup kerja sama meliputi peliputan kegiatan resmi Baznas, publikasi program ZIS, dokumentasi, serta penyebaran informasi melalui berbagai platform media guna meningkatkan literasi publik.
Perwakilan FRIC Lombok Timur M. Aminullah menegaskan komitmen organisasinya untuk menjalankan kemitraan sesuai koridor hukum dan etika profesi. “Mewakili FRIC Lotim, kami akan memenuhi kewajiban sebagai mitra Baznas Lotim sepanjang tetap mengikuti UU Pers Nomor 40 Tahun 1999 dan Kode Etik Jurnalistik,” ujarnya.
Kerja sama tersebut ditegaskan tidak mengurangi independensi pers, melainkan memperkuat tata kelola komunikasi publik yang transparan dan bertanggung jawab, dengan tetap menjunjung prinsip akurasi, keberimbangan, serta profesionalitas jurnalistik. (AK)
Editor : R9









