Polisi Gerebek Rumah Diduga Tempat Transaksi Narkoba di Mataram, Enam Pria Diamankan

Kamis, 12 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mataram, newsline.id — Tim Opsnal Satuan Reserse Narkoba Polresta Mataram menggerebek sebuah rumah yang diduga kerap dijadikan lokasi transaksi dan konsumsi narkotika di Lingkungan Lendang Lekong, Kelurahan Mandalika, Kecamatan Sandubaya, Rabu malam (11/2).

Kasat Narkoba Polresta Mataram AKP I Gusti Ngurah Bagus Suputra mengatakan penggerebekan dilakukan setelah pihaknya menerima laporan masyarakat terkait aktivitas mencurigakan di rumah tersebut. “Informasi dari masyarakat menyebutkan rumah tersebut sering dijadikan tempat transaksi maupun konsumsi narkoba. Setelah dilakukan penyelidikan, tim akhirnya melakukan penggerebekan dan mengamankan enam pria dewasa beserta barang bukti,” ujarnya.

Dalam penggerebekan itu, petugas mengamankan enam pria berinisial RL, R, DS, AD, JHS, dan HY yang berada di dalam rumah. Polisi juga menemukan sabu seberat 3,36 gram saat melakukan penggeledahan yang disaksikan aparat lingkungan setempat.

ADVERTISEMENT

ads.480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain sabu, aparat turut menyita sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan peredaran dan penyalahgunaan narkotika, antara lain alat konsumsi sabu, klip plastik kosong, alat komunikasi, serta uang tunai yang diduga hasil transaksi.

Suputra mengatakan seluruh terduga beserta barang bukti telah dibawa ke Mapolresta Mataram untuk pemeriksaan lebih lanjut. “Peran keenam terduga masih kami dalami. Namun dari barang bukti yang ditemukan, kuat dugaan adanya aktivitas peredaran dan atau penyalahgunaan narkoba,” katanya.

Penyidik masih mendalami kemungkinan keterlibatan para terduga dalam jaringan peredaran gelap narkotika. Bagi yang terbukti sebagai pengedar, penyidik akan menjerat dengan Pasal 114 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika junto Pasal 609 ayat (1) huruf a KUHP junto Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana, dengan ancaman pidana maksimal 12 tahun penjara.

Polresta Mataram menegaskan komitmennya untuk terus menindak tegas peredaran dan penyalahgunaan narkotika serta merespons cepat laporan masyarakat guna menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah tersebut. (AK)

Editor : R9

Follow WhatsApp Channel ntb.newsline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polda NTB Amankan BBM Pertalite 1,7 Ton di Lombok Timur, Mobil Pengangkut Ikut Disita
Kapolda NTB Gelar Minggu Kasih di Gereja Imanuel Mataram, Perkuat Toleransi
Penantian 16 Tahun Berakhir, Bupati Lotim Serahkan SHM ke 109 KK Transmigran UPT Jeringo
Jaga Bersama Keamanan Ruang Digital, Bupati Lotim Ingatkan Ancaman Judi Online dan Penipuan Siber
Kapolresta Mataram Hadiri HUT TNI ke-81, Tegaskan Soliditas TNI-Polri
Jelang MotoGP Mandalika, Polsek Lingsar Gelar KRYD Imbangan Operasi Mandalika Rinjani
Dua Kali Kebakaran TNGR Berhasil Dikendalikan, Bupati Lotim Khawatir Isu Internasional dan Ajukan Bantuan Pusat
Bupati Lotim Sampaikan Usulan Daerah ke BNPB, Soroti Kekeringan dan Infrastruktur Rusak di Daerah

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 16:10 WITA

Polda NTB Amankan BBM Pertalite 1,7 Ton di Lombok Timur, Mobil Pengangkut Ikut Disita

Minggu, 18 Oktober 2026 - 21:00 WITA

Kapolda NTB Gelar Minggu Kasih di Gereja Imanuel Mataram, Perkuat Toleransi

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:15 WITA

Penantian 16 Tahun Berakhir, Bupati Lotim Serahkan SHM ke 109 KK Transmigran UPT Jeringo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 16:31 WITA

Jaga Bersama Keamanan Ruang Digital, Bupati Lotim Ingatkan Ancaman Judi Online dan Penipuan Siber

Senin, 5 Oktober 2026 - 12:42 WITA

Kapolresta Mataram Hadiri HUT TNI ke-81, Tegaskan Soliditas TNI-Polri

Berita Terbaru