Pemprov NTB Gelar Rakor Inflasi Jelang Ramadhan, Pastikan Akses Kebutuhan Pokok

Kamis, 12 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mataram, newsline.id – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat menggelar rapat koordinasi (rakor) inflasi menjelang Ramadhan guna memastikan masyarakat tetap dapat mengakses kebutuhan pokok dengan harga yang wajar.

Rakor yang berlangsung di Hotel Golden Palace, Mataram, Rabu, tersebut membahas ketersediaan dan stabilitas harga bahan pokok menjelang meningkatnya permintaan pada bulan puasa.

Pelaksana Tugas (Plt.) Sekretaris Daerah NTB Lalu Muhamad Faozal mengatakan secara umum ketersediaan bahan pangan di NTB dalam kondisi aman. Namun, pemerintah mencermati adanya kenaikan harga pada sejumlah komoditas, terutama cabai rawit.

ADVERTISEMENT

ads.480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kenaikan harga cabai rawit dipengaruhi kondisi cuaca, keterbatasan panen, distribusi ke luar daerah, serta meningkatnya permintaan menjelang puasa,” ujarnya.

Ia menyebut Gubernur NTB bersama Satuan Tugas Pangan Daerah sebelumnya telah turun langsung ke pasar untuk memantau kondisi riil harga dan pasokan komoditas strategis.

“Langkah ini untuk memastikan kondisi di lapangan, termasuk memantau harga dan pasokan,” katanya.

Menurut Faozal, Pemprov NTB bersama para pemangku kepentingan terus melakukan langkah konkret, antara lain dengan memasifkan sosialisasi harga eceran tertinggi (HET) serta menggelar gerakan pangan murah di berbagai wilayah.

“Ini sebagai upaya intervensi pasar agar masyarakat tetap tenang dan dapat menjalani ibadah Ramadhan dengan khusyuk,” ujarnya.

Selain melalui rakor, pemerintah daerah juga melakukan pemantauan langsung ke lapangan guna memastikan ketersediaan barang serta mengantisipasi lonjakan harga agar tetap dalam batas keterjangkauan masyarakat.

Ia juga mendorong masyarakat untuk berbelanja secara bijak dan tidak berlebihan serta mengutamakan produk lokal. Pemerintah, kata dia, berharap para pedagang menjaga kejujuran, kualitas barang, dan stabilitas harga.

Faozal menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pengendalian inflasi daerah menjelang Ramadhan. (AK)

Follow WhatsApp Channel ntb.newsline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polda NTB Ungkap Jaringan Curanmor Antarprovinsi, Delapan Orang Diamankan
BGN dan Polda NTB Ungkap Dugaan Penipuan Dapur MBG, Korban Alami Kerugian Rp950 Juta
Polda NTB Sembelih 261 Hewan Kurban, Daging Dibagikan untuk Ribuan Warga Penerima Manfaat
Tagih Utang Berujung Maut, Pemuda 19 Tahun Tewas Usai Duel di Kos-kosan Pagesangan
Lombok Timur Raih Entrepreneur Government Award 2026, Bupati Haerul Warisin Dinilai Inovatif Kelola Pembiayaan Daerah
Kasus Kematian Mahasiswi NDR Dilimpahkan ke Satreskrim, Polisi Temukan Dugaan Unsur Pidana
Satresnarkoba Polresta Mataram Gagalkan Peredaran Ganja 653 Gram, Dua Pria Diamankan
Selamatkan Rp2,8 Miliar, Polda NTB Tegaskan Komitmen Berantas Korupsi Pendidikan

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 21:25 WITA

Polda NTB Ungkap Jaringan Curanmor Antarprovinsi, Delapan Orang Diamankan

Sabtu, 30 Mei 2026 - 15:09 WITA

BGN dan Polda NTB Ungkap Dugaan Penipuan Dapur MBG, Korban Alami Kerugian Rp950 Juta

Rabu, 27 Mei 2026 - 13:40 WITA

Polda NTB Sembelih 261 Hewan Kurban, Daging Dibagikan untuk Ribuan Warga Penerima Manfaat

Sabtu, 23 Mei 2026 - 19:35 WITA

Tagih Utang Berujung Maut, Pemuda 19 Tahun Tewas Usai Duel di Kos-kosan Pagesangan

Selasa, 19 Mei 2026 - 23:47 WITA

Lombok Timur Raih Entrepreneur Government Award 2026, Bupati Haerul Warisin Dinilai Inovatif Kelola Pembiayaan Daerah

Berita Terbaru