Jerowaru, newsline.id – Pemerintah Kabupaten Lombok Timur mendorong peran perguruan tinggi dalam memperkuat pembangunan sektor maritim dan pertanian di wilayah pesisir selatan daerah itu.
Sekretaris Daerah Lombok Timur Muhammad Juaini Taofik mengatakan kolaborasi dengan kalangan akademisi diperlukan untuk menjawab persoalan kesenjangan pembangunan, khususnya di desa-desa pesisir.
“Kami memiliki 38 desa pesisir, dan jika dilihat dari indikator IPM maupun kontribusi terhadap PDRB, masih terdapat kesenjangan yang cukup nyata,” kata Juaini saat menghadiri kegiatan pengabdian masyarakat Fakultas Pertanian Universitas Mataram di Desa Ekas Buana, Kecamatan Jerowaru, Sabtu (17/1).
ADVERTISEMENT
.480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
Menurutnya, keterlibatan Universitas Mataram melalui kegiatan pengabdian masyarakat menjadi salah satu upaya konkret dalam mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir, terutama di kawasan Jerowaru dan sekitarnya.
Ia menilai pengembangan riset terapan, termasuk rencana pembangunan laboratorium rumput laut, berpotensi meningkatkan produktivitas masyarakat melalui penggunaan bibit unggul dan perbaikan tata kelola budidaya. Namun demikian, peningkatan pendapatan perlu dibarengi dengan penurunan beban hidup masyarakat.
“Karena itu, peningkatan ekonomi harus sejalan dengan perbaikan layanan dasar, termasuk kesehatan,” ujarnya.
Juaini juga berharap kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Lombok Timur dan Universitas Mataram dapat berkelanjutan, meskipun terjadi pergantian kepemimpinan di lingkungan kampus. Ia menilai sinergi tersebut penting untuk mendukung program pembangunan daerah, terutama dalam mengurangi ketimpangan sosial dan ekonomi.
Kegiatan pengabdian masyarakat tersebut merupakan bagian dari rangkaian Dies Natalis ke-59 Fakultas Pertanian Universitas Mataram yang mengusung tema penguatan kesehatan, kemandirian masyarakat, dan penghijauan, dengan fokus pada wilayah pesisir Lombok Timur.









