Harga Saham WIFI Turun, Solusi Sinergi Digital Buka Suara Soal Laporan Keuangan

Senin, 15 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, newsline.id – PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) buka suara terkait penurunan tajam harga sahamnya yang sempat menyentuh auto reject bawah (ARB) pada perdagangan Jumat (12/12/2025), turun 14,82 persen menjadi Rp3.620 per saham.

Direktur Perseroan, Shannedy Ong, menegaskan penurunan saham tersebut bukan akibat melemahnya fundamental bisnis, melainkan respons pasar terhadap perubahan struktur modal untuk mendukung fase ekspansi agresif perusahaan. Ia menilai koreksi harga saham bersifat sementara.

“Pasar bereaksi terhadap tekanan laba sesaat, tetapi investasi ini menjadi pondasi untuk pertumbuhan pendapatan di kuartal-kuartal mendatang,” ujar Shannedy di Jakarta, Senin (15/12).

ADVERTISEMENT

ads.480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menjelaskan bahwa pendanaan besar telah diamankan, aset perusahaan meningkat empat kali lipat, dan Perseroan didukung mitra global sekelas NTT East. Tekanan pada profitabilitas saat ini, menurut Shannedy, disebabkan beban bunga sebelum kapasitas jaringan baru mulai menghasilkan pendapatan.

“Pasar belum sepenuhnya menghargai valuasi dari kemitraan strategis ini karena dampaknya terhadap laba memerlukan waktu inkubasi enam hingga 12 bulan. Ini merupakan katalisator pertumbuhan masa depan, bukan suntikan dana sesaat,” ujarnya.

Dalam laporan keuangan kuartal III 2025, WIFI mencatat laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk naik 71,03 persen menjadi Rp260,09 miliar, dari sebelumnya Rp152,07 miliar. Laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik nonpengendali juga meningkat menjadi Rp70,09 miliar, dibandingkan Rp6,56 miliar pada periode sama tahun lalu.

Sementara itu, pendapatan usaha bersih WIFI meningkat 100,9 persen menjadi Rp1,01 triliun, didukung pengendalian beban pokok pendapatan di angka Rp325,42 miliar. Laba bruto tercatat Rp689,48 miliar, naik 124,16 persen dibanding periode sama 2024.

Beban umum dan administrasi tercatat Rp155,42 miliar, sedangkan pendapatan lain-lain mencapai Rp40,18 miliar. Laba usaha Perseroan naik 127,18 persen menjadi Rp574,24 miliar. Penghasilan keuangan tercatat Rp40,21 miliar, jauh meningkat dari Rp446 juta pada tahun sebelumnya, sementara biaya keuangan mencapai Rp204,59 miliar. Laba sebelum pajak penghasilan tercatat Rp409,85 miliar, meningkat 127,77 persen dibanding periode sama tahun lalu.

Setelah dikurangi beban pajak penghasilan neto sebesar Rp79,67 miliar, laba neto periode berjalan tercatat Rp330,18 miliar, naik 108,13 persen dibanding Rp158,64 miliar pada kuartal III 2024.

Total aset WIFI melonjak 331,32 persen menjadi Rp12,54 triliun pada 30 September 2025, dari Rp2,907 triliun pada 31 Desember 2024.

Shannedy mengimbau investor untuk melihat kinerja perusahaan secara jangka panjang dan fokus pada fundamental yang terus menguat, termasuk dampak dari kerja sama dengan NTT East sebagai pemegang saham di anak usaha Perseroan sejak Juli 2025.

Penulis : R9

Follow WhatsApp Channel ntb.newsline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pendapatan Tembus Rp2,9 Miliar, PD Agro Selaparang Diminta Perkuat Tata Kelola
JMSI NTB dan ITDC Perkuat Kolaborasi Promosi KEK Mandalika Dorong Citra Mandalika Mendunia
Bitcoin Bertahan di Level Tinggi, Sentuh Kisaran USD 78.000 di Tengah Arus Dana Institusi
Bupati Lombok Timur Tekankan Optimalisasi Lahan Kering dalam Penguatan Ketahanan Pangan Daerah
Peletakan Masjid As Syuhada, Bupati Lotim Kaitkan dengan Pertumbuhan Ekonomi Daerah
NTB jadi rujukan nasional pengembangan BPRS, pangsa pasar tembus 50 persen
Lotim masuk nominasi “entrepreneur government”, andalkan skema pembiayaan kreatif
Sekda Lombok Timur akui harga elpiji 3 kg melampaui HET, sebut distribusi jadi masalah

Berita Terkait

Rabu, 20 Mei 2026 - 18:38 WITA

Pendapatan Tembus Rp2,9 Miliar, PD Agro Selaparang Diminta Perkuat Tata Kelola

Jumat, 1 Mei 2026 - 19:15 WITA

JMSI NTB dan ITDC Perkuat Kolaborasi Promosi KEK Mandalika Dorong Citra Mandalika Mendunia

Sabtu, 25 April 2026 - 06:20 WITA

Bitcoin Bertahan di Level Tinggi, Sentuh Kisaran USD 78.000 di Tengah Arus Dana Institusi

Kamis, 23 April 2026 - 21:15 WITA

Bupati Lombok Timur Tekankan Optimalisasi Lahan Kering dalam Penguatan Ketahanan Pangan Daerah

Rabu, 22 April 2026 - 17:35 WITA

Peletakan Masjid As Syuhada, Bupati Lotim Kaitkan dengan Pertumbuhan Ekonomi Daerah

Berita Terbaru