Selong, newsline.id — Wakil Bupati Lombok Timur Moh Edwin Hadiwijaya menekankan pentingnya sinergi antara aspek pendidikan dan sosial dalam menghadapi berbagai persoalan masyarakat pada peringatan milad ke-4 Lembaga Pendidikan Sosial (LPS) Sirzam Pancor, Sabtu (11/4).
Edwin pendekatan pendidikan menjadi fondasi utama dalam menyelesaikan persoalan sosial secara berkelanjutan.
“Masalah sosial hanya bisa diselesaikan jika dikelola oleh orang-orang yang berpendidikan,” ujarnya.
ADVERTISEMENT
.480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
Ia menyebut filosofi Nahdlatul Wathan Diniyah Islamiyah (NWDI) yang menyandingkan pendidikan dan sosial menjadi contoh dalam membangun masyarakat yang lebih kuat.
“Program pemerintah daerah, salah satunya pengembangan “Sekolah Rakyat” berbasis asrama yang diperuntukkan bagi masyarakat kurang mampu dan saat ini telah menampung sekitar 100 siswa” ucapnya.
Selain itu, pemerintah daerah tengah menyiapkan lahan untuk pengembangan program pendidikan lanjutan guna memperluas akses pendidikan.
Ia juga menyinggung fenomena kelangkaan LPG yang sempat terjadi, yang menurutnya dipicu antara lain oleh kepanikan masyarakat dalam berbelanja akibat informasi di media sosial.
Ia menegaskan pemerintah daerah, saat ini fokus pada percepatan distribusi setelah tambahan pasokan masuk melalui Pelabuhan Lembar, sekaligus mengimbau masyarakat untuk lebih bijak dalam penggunaan energi.
“Kita perlu membiasakan hidup hemat energi agar stabilitas tetap terjaga,” katanya.
Sementara itu, Ketua Panitia Mursidin menyampaikan rangkaian kegiatan milad diisi dengan berbagai agenda, antara lain ujian hafalan Al-Qur’an dan Musabaqah Hifzil Quran tingkat lembaga.
Kegiatan yang berlangsung di Lapangan RTQ Sirzam Pancor tersebut juga dirangkaikan dengan wisuda santri tahfidz, serta dihadiri tokoh agama, akademisi, dan masyarakat. (AK)
Editor : R9









