Ketua Muda Mandalika Desak KPK Bongkar Dugaan Sindikat Korupsi KIP Kuliah di NTB

Jumat, 8 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mataram, ntb.newsline.id — Ketua Muda Mandalika, Kadir Djailani, mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk serius mengusut dugaan praktik korupsi dan pemotongan dana bantuan Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K) di Nusa Tenggara Barat (NTB).

Ia menilai praktik dugaan penyalahgunaan bantuan pendidikan tersebut bukan persoalan baru, melainkan sudah berlangsung lama dan diduga melibatkan banyak pihak.

“Kami berharap KPK benar-benar serius mendalami persoalan ini. Jangan setengah-setengah, karena program KIP Kuliah merupakan program prioritas nasional yang diperuntukkan bagi mahasiswa dari keluarga kurang mampu,” ujarnya, Kamis (08/05/2026).

ADVERTISEMENT

ads.480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Kadir, modus yang diduga digunakan dalam praktik tersebut beragam, mulai dari pemotongan bantuan setelah dana cair hingga kesepakatan persentase tertentu sebelum bantuan diterima mahasiswa.

“Ada dugaan pola yang dimainkan, mulai dari meminta setoran setelah dana masuk rekening hingga perjanjian potongan sejak awal. Ini yang harus dibongkar secara menyeluruh,” katanya.

Ia menilai praktik tersebut berpotensi merugikan mahasiswa penerima bantuan, terutama mereka yang berasal dari keluarga ekonomi menengah ke bawah.

Kadir juga meminta KPK tidak hanya fokus pada pelaku lapangan, tetapi turut menelusuri pihak-pihak yang diduga menjadi aktor utama di balik praktik tersebut.

“Kalau memang ada jaringan atau pola yang terstruktur, maka harus diungkap sampai ke akar-akarnya. Jangan hanya menyasar pelaku kecil,” tegasnya.

Meski demikian, ia berharap proses penanganan dugaan kasus tersebut tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah dan dilakukan berdasarkan alat bukti serta fakta hukum yang valid.

Ia juga mengimbau mahasiswa yang merasa dirugikan untuk berani melapor melalui mekanisme resmi agar penanganan dapat dilakukan secara objektif dan terukur.

“Mahasiswa harus dilindungi. Bantuan pendidikan seharusnya membantu mereka menyelesaikan studi, bukan justru menjadi ruang penyalahgunaan,” pungkasnya.

Sebelumnya, isu dugaan pemotongan dana KIP Kuliah menjadi perhatian publik setelah ramai diperbincangkan di media sosial dan berbagai forum mahasiswa di NTB.

Penulis : Ak

Editor : Redaksi

Follow WhatsApp Channel ntb.newsline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

20 Peserta Ikuti Pelatihan Kompetensi, Bupati Lotim Serahkan Bantuan Peralatan DBH-CHT dan Santunan BPJS
KKN ITSkes Muhammadiyah Selong Gelar Sosialisasi dan PMT untuk 55 Balita Stunting di Pringgabaya Utara
Bupati Lotim Lepas 80 Kontingen Pramuka ke Jamnas XII di Cibubur, Pesan Jaga Nama Baik Daerah
Sekda Lotim Buka Jeruk Manis Festival IV, Apresiasi Kemandirian Desa dan Warisan Adat Kayu Jejeneng
Dua Kali Kebakaran TNGR Berhasil Dikendalikan, Bupati Lotim Khawatir Isu Internasional dan Ajukan Bantuan Pusat
DPK HIMMAH NWDI Fakultas Teknik Tutup HIMMAH Teknik Mengabdi 2026, Tanda Jejak Pengabdian di Tembeng Putik
DPK HIMMAH NWDI Fakultas Teknik Luncurkan Sistem Absensi Otomatis untuk Digitalisasi Administrasi Pesantren
Silaturahmi dengan Anggota DPR RI, Ketua Umum API NTB Soroti Kesederhanaan Nanang Samodra dan Kedekatan dengan Masyarakat

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 16:20 WITA

20 Peserta Ikuti Pelatihan Kompetensi, Bupati Lotim Serahkan Bantuan Peralatan DBH-CHT dan Santunan BPJS

Selasa, 18 Agustus 2026 - 21:38 WITA

KKN ITSkes Muhammadiyah Selong Gelar Sosialisasi dan PMT untuk 55 Balita Stunting di Pringgabaya Utara

Selasa, 11 Agustus 2026 - 18:44 WITA

Bupati Lotim Lepas 80 Kontingen Pramuka ke Jamnas XII di Cibubur, Pesan Jaga Nama Baik Daerah

Senin, 10 Agustus 2026 - 16:34 WITA

Dua Kali Kebakaran TNGR Berhasil Dikendalikan, Bupati Lotim Khawatir Isu Internasional dan Ajukan Bantuan Pusat

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 19:49 WITA

DPK HIMMAH NWDI Fakultas Teknik Tutup HIMMAH Teknik Mengabdi 2026, Tanda Jejak Pengabdian di Tembeng Putik

Berita Terbaru