Kelola Sampah Modern, Pemda Lombok Timur Perjuangkan Program Hibah Bank Dunia

Senin, 11 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Selong, ntb.newsline.id – Pemerintah Kabupaten Lombok Timur terus berupaya memperkuat sistem pengelolaan sampah modern dengan memperjuangkan program hibah Local Service Delivery Improvement Project (LSDP) dari Bank Dunia. Program tersebut difokuskan pada peningkatan layanan publik, khususnya transformasi pengelolaan sampah terpadu dan berkelanjutan.

Sekretaris Daerah Kabupaten Lombok Timur, H. Muhammad Juaini Taofik, menyampaikan bahwa Lombok Timur saat ini tengah bersaing menjadi satu dari 30 daerah di Indonesia yang akan menerima program hibah tersebut.

“Dari total 15 hektar luas TPA kita, minimal 2 hektar akan dikhususkan menjadi Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) yang terintegrasi,” ujar Sekda saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (11/05/2026).

ADVERTISEMENT

ads.480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, melalui program LSDP, paradigma pengelolaan sampah akan diarahkan tidak lagi sekadar membuang dan menumpuk sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA), tetapi mengolahnya menjadi produk bernilai ekonomi maupun energi terbarukan seperti listrik.

Sekda menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Lombok Timur telah menyerahkan berbagai dokumen perencanaan yang menjadi syarat utama program tersebut kepada pemerintah pusat. Dokumen itu meliputi RPJPD, RPJMD, RPD 2024–2026, Renstra, Renja, Masterplan Pengembangan Sistem Persampahan, hingga Roadmap SKK.

Ia juga menyebut langkah tersebut merupakan respons pemerintah daerah terhadap berbagai aspirasi masyarakat, termasuk mahasiswa yang menyoroti persoalan sampah di Lombok Timur.

“Kami telah berdiskusi dengan adik-adik mahasiswa. Isu sampah ini kita kawal bersama,” katanya.

Selain persoalan sampah, Pemda Lombok Timur juga menegaskan komitmennya menjaga stabilitas distribusi LPG agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Lombok Timur, H. Pathurrahman, berharap Lombok Timur dapat ditetapkan sebagai salah satu daerah penerima program LSDP sehingga sistem pengelolaan sampah di daerah dapat berubah secara signifikan.

Menurutnya, keberadaan TPST nantinya akan membuat sampah dipilah dan diolah menjadi berbagai produk seperti kompos maupun produk turunan lainnya yang memiliki nilai ekonomi.

“TPST tentunya tempat pengelolaan sampah terpadu, sampah itu dikelola dibuat menjadi produk-produk, misalnya menjadi kompos ataupun benda-benda lainnya sehingga bernilai ekonomi,” ungkapnya.

Saat ini, DLH Lombok Timur masih fokus melengkapi dan menyempurnakan berbagai dokumen teknis yang dibutuhkan untuk tahapan seleksi lanjutan.

Jika tidak ada perubahan jadwal, proses seleksi akan berlanjut pada tahap verifikasi lapangan yang direncanakan berlangsung pada Juni mendatang guna melihat langsung kesiapan daerah dalam mengimplementasikan program tersebut.

Setelah tahapan verifikasi selesai, proses akan dilanjutkan dengan penyempurnaan dokumen final hingga November 2026 sebelum dilakukan penandatanganan kerja sama antara pemerintah pusat dan daerah penerima program.

Penulis : Ak

Editor : Redaksi

Follow WhatsApp Channel ntb.newsline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

20 Peserta Ikuti Pelatihan Kompetensi, Bupati Lotim Serahkan Bantuan Peralatan DBH-CHT dan Santunan BPJS
127 Desa di Lotim Belum Bangun KDKMP, Bupati: Manfaatkan Rp1 Miliar dari Negara, Cari Solusi Lahan
Bupati Lotim Tegaskan Ketahanan Pangan dan Infrastruktur Jadi Prioritas, Siapkan Rp200 Miliar untuk Jalan
KKN ITSkes Muhammadiyah Selong Gelar Sosialisasi dan PMT untuk 55 Balita Stunting di Pringgabaya Utara
Bupati Lotim Lepas 80 Kontingen Pramuka ke Jamnas XII di Cibubur, Pesan Jaga Nama Baik Daerah
Sekda Lotim Buka Jeruk Manis Festival IV, Apresiasi Kemandirian Desa dan Warisan Adat Kayu Jejeneng
Bupati Lotim Sampaikan KUA-PPAS 2027 Rp3,176 Triliun, DPRD Setujui Dua Raperda di Paripurna
Dua Kali Kebakaran TNGR Berhasil Dikendalikan, Bupati Lotim Khawatir Isu Internasional dan Ajukan Bantuan Pusat

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 16:20 WITA

20 Peserta Ikuti Pelatihan Kompetensi, Bupati Lotim Serahkan Bantuan Peralatan DBH-CHT dan Santunan BPJS

Senin, 7 September 2026 - 16:48 WITA

127 Desa di Lotim Belum Bangun KDKMP, Bupati: Manfaatkan Rp1 Miliar dari Negara, Cari Solusi Lahan

Senin, 7 September 2026 - 15:51 WITA

Bupati Lotim Tegaskan Ketahanan Pangan dan Infrastruktur Jadi Prioritas, Siapkan Rp200 Miliar untuk Jalan

Selasa, 18 Agustus 2026 - 21:38 WITA

KKN ITSkes Muhammadiyah Selong Gelar Sosialisasi dan PMT untuk 55 Balita Stunting di Pringgabaya Utara

Selasa, 11 Agustus 2026 - 18:44 WITA

Bupati Lotim Lepas 80 Kontingen Pramuka ke Jamnas XII di Cibubur, Pesan Jaga Nama Baik Daerah

Berita Terbaru