Baznas Lombok Timur Cetak Sejarah, Petani Penerima Zakat Kini Jadi Pembayar Zakat

Kamis, 7 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lombok Timur, ntb.newsline.id — Program Lumbung Pangan yang dijalankan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Lombok Timur bersama Baznas RI dan Baznas Provinsi NTB berhasil mendorong peningkatan kesejahteraan petani binaan hingga bertransformasi dari penerima zakat (mustahiq) menjadi pemberi zakat (muzakki).

Program pemberdayaan berbasis pertanian tersebut menjadi salah satu model pengelolaan zakat produktif yang dinilai berhasil menciptakan kemandirian ekonomi masyarakat.

Wakil Ketua Baznas Lombok Timur, Dr. H. M. Hamidi, mengatakan keberhasilan program tersebut tidak terlepas dari kolaborasi tiga lembaga Baznas, mulai dari tingkat pusat hingga daerah.

ADVERTISEMENT

ads.480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menjelaskan, sumber pendanaan program Lumbung Pangan berasal dari Baznas RI sebesar 70 persen, Baznas Provinsi NTB sebesar 20 persen, dan Baznas Kabupaten Lombok Timur sebesar 10 persen.

“Program ini adalah hasil kolaborasi bersama. Baznas RI memberikan dukungan terbesar, kemudian Baznas Provinsi NTB juga memiliki kontribusi yang sangat besar, dan Baznas Lombok Timur melakukan pendampingan langsung di lapangan,” ujarnya, Kamis (07/05/2026).

Menurutnya, melalui pendampingan yang intensif dan pengelolaan pertanian yang terintegrasi, para petani binaan kini mampu memperoleh penghasilan yang melampaui nisab zakat.

“Ini menjadi momentum bersejarah bagi para petani kita. Mereka yang sebelumnya berstatus mustahiq, kini telah mampu menjadi muzakki. Ini bukan hanya perubahan ekonomi, tetapi juga perubahan martabat dan kemandirian,” katanya.

Dr. Hamidi menyebut capaian tersebut menjadi pengalaman baru bagi sebagian besar petani binaan yang sebelumnya belum pernah merasakan hasil panen dalam jumlah besar hingga mampu menunaikan zakat dari sektor pertanian.

“Ada rasa bangga dan haru dari para petani. Mereka merasa hasil kerja kerasnya kini bisa memberi manfaat bagi orang lain melalui zakat,” tambahnya.

Program Lumbung Pangan tidak hanya memberikan bantuan modal pertanian, tetapi juga melibatkan pendampingan berkelanjutan, penguatan kapasitas petani, hingga pengelolaan hasil pertanian secara lebih produktif.

Baznas Lombok Timur berharap keberhasilan program tersebut dapat menjadi inspirasi dalam memperkuat gerakan zakat produktif di daerah.

Dr. Hamidi juga mengajak seluruh masyarakat, mulai dari ASN, pelaku usaha, petani, hingga masyarakat umum untuk menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga resmi agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas.

“Keberhasilan ini membuktikan bahwa zakat yang dikelola secara profesional mampu membantu memutus rantai kemiskinan dan membangun kemandirian ekonomi umat,” tegasnya.

Penulis : Ak

Editor : Redaksi

Follow WhatsApp Channel ntb.newsline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gebrakan KKN ITSkes Muhammadiyah Selong, 341 Warga Pringgabaya Utara Sukses Migrasi ke KTP Digital
Gagalkan Peredaran 3 Kilogram Sabu, PMII Apresiasi Kapolres Lombok Timur
DPK HIMMAH NWDI Fakultas Teknik Buka HIMMAH Teknik Mengabdi 2026, Fokus Transformasi Digital di Tembeng Putik
GASAK NTB Kritik Parpol yang Dinilai Abaikan Caleg Tak Terpilih Pasca Pemilu
Festival Peresean Kembang Kuning Ditutup, Bupati Lotim Dorong Festival Peresean Digelar Empat Kali Setahun
Gedung Serbaguna Disiapkan Jadi Ikon Baru Lombok Timur, Siap Tampung 2.000 Orang
Rotasi Jabatan untuk Kemajuan Daerah, Bupati Lotim Ajak Pejabat Kerja Bersama
Bupati Lombok Timur Lepas Rombongan Pawai Ta’aruf MTQ NTB ke-31

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 21:52 WITA

Gebrakan KKN ITSkes Muhammadiyah Selong, 341 Warga Pringgabaya Utara Sukses Migrasi ke KTP Digital

Rabu, 22 Juli 2026 - 20:17 WITA

Gagalkan Peredaran 3 Kilogram Sabu, PMII Apresiasi Kapolres Lombok Timur

Rabu, 22 Juli 2026 - 10:57 WITA

DPK HIMMAH NWDI Fakultas Teknik Buka HIMMAH Teknik Mengabdi 2026, Fokus Transformasi Digital di Tembeng Putik

Sabtu, 4 Juli 2026 - 11:10 WITA

GASAK NTB Kritik Parpol yang Dinilai Abaikan Caleg Tak Terpilih Pasca Pemilu

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:43 WITA

Festival Peresean Kembang Kuning Ditutup, Bupati Lotim Dorong Festival Peresean Digelar Empat Kali Setahun

Berita Terbaru