Mataram, newsline.id – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Nusa Tenggara Barat mengeluarkan peringatan dini potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang di sejumlah wilayah di NTB, Minggu (9/11) petang.
Dalam keterangan resmi yang diperbarui pada pukul 17.53 WITA, BMKG menyebutkan potensi hujan lebat dapat terjadi mulai pukul 17.55 WITA di beberapa wilayah Kabupaten Sumbawa, Dompu, Bima, dan Sumbawa Barat.
“Wilayah yang berpotensi hujan antara lain Kecamatan Ropang, Plampang, Alas Barat, Labangka, dan Lenangguar di Kabupaten Sumbawa. Kemudian Kilo, Woja, dan Pekat di Kabupaten Dompu, serta Monta, Belo, Sanggar, Langgudu, Tambora, dan Lambitu di Kabupaten Bima. Untuk Kabupaten Sumbawa Barat, potensi hujan terjadi di Seteluk dan Poto Tano,” tulis prakirawan BMKG NTB.
ADVERTISEMENT
.480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
BMKG juga memperingatkan bahwa hujan dapat meluas ke sejumlah wilayah lain seperti Sekotong di Lombok Barat; Praya, Jonggat, Batukliang, Praya Barat, dan Praya Tengah di Lombok Tengah; serta Pringgabaya, Sambelia, dan Suwela di Lombok Timur.
Selain itu, wilayah Dompu lainnya seperti Dompu, Kempo, Huu, Manggalewa, dan Pajo juga berpotensi mengalami cuaca serupa, begitu pula Kecamatan Bolo, Woha, Wawo, Sape, Donggo, dan Lambu di Kabupaten Bima. Sementara di Kabupaten Sumbawa Barat, potensi hujan meluas ke Jereweh, Taliwang, Sekongkang, Brang Rea, Brang Ene, dan Maluk.
Kota Bima, khususnya di Kecamatan Rasanae Timur dan Raba, turut masuk dalam wilayah yang berpotensi terdampak hujan lebat disertai petir dan angin kencang.
BMKG memperkirakan kondisi ini masih dapat berlangsung hingga pukul 21.00 WITA. Masyarakat diminta tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, dan angin kencang yang dapat terjadi akibat cuaca ekstrem.
Penulis : R9
Sumber Berita: BMKG







