Bali, NTB, dan NTT Sepakati Pembentukan Kerja Sama Regional KR BNN

Senin, 3 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bali,newsline.id – Gubernur Bali, I Wayan Koster; Gubernur Nusa Tenggara Barat, Muhamad Iqbal; dan Gubernur Nusa Tenggara Timur, Emanuel Melkiades Laka Lena, menyepakati pembentukan Kerja Sama Regional Bali, NTB, dan NTT (KR BNN) sebagai upaya memperkuat sinergi pembangunan lintas provinsi.Kesepakatan itu dicapai dalam pertemuan di Gedung Kertha Sabha, Pendopo Gubernur Bali, Senin (3/11).

 

Inisiatif dibawa oleh gubernur NTB yang menekankan pentingnya kolaborasi untuk mendorong integrasi ekonomi, energi, dan konektivitas di kawasan timur Indonesia.

ADVERTISEMENT

ads.480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

“Kita perlu berpikir sebagai satu wilayah; kerja sama dan integrasi membuka peluang besar untuk energi terbarukan, alur logistik, dan penguatan pariwisata lintas daerah,” kata Lalu Muhamad Iqbal.

 

Dalam paparan yang disampaikan, NTB dan NTT disebut memiliki potensi energi terbarukan yang besar, terutama radiasi matahari tinggi serta kapasitas bendungan yang memungkinkan pengembangan pembangkit listrik tenaga surya dan mikrohidro. Gubernur NTB mengusulkan pembangunan super grid yang menghubungkan ketiga provinsi untuk menyuplai energi bersih ke kawasan Bali–Nusra.

 

Aspek konektivitas menjadi fokus lain pembahasan. NTB sedang menyiapkan proyek port-to-port bypass untuk mempercepat arus logistik, mengembangkan pelabuhan dalam di Gili Mas sebagai pusat distribusi regional, serta mendorong Bandara Internasional Lombok menjadi mini hub untuk Indonesia Timur. Rencana pengembangan transportasi laut antarpulau kecil dan layanan seaplane juga dibahas untuk mendukung pariwisata dan distribusi barang.

 

Ketiga kepala daerah menyepakati sepuluh bidang kerja sama yang akan dirumuskan dalam nota kesepahaman (MoU) dan perjanjian kerja sama (PKS). Bidang tersebut meliputi: sosial; pariwisata; kebencanaan; ketentraman dan ketertiban; pertanian dan ketahanan pangan; komunikasi dan informatika; perindustrian dan perdagangan; perhubungan; kelautan dan perikanan; serta penanaman modal.

 

 

Tindak lanjut dari pertemuan ini adalah penyusunan draf MoU yang dipimpin oleh gubernur NTB bersama kepala Bappeda dari ketiga provinsi. Penandatanganan MoU dijadwalkan berlangsung di NTB pada 25 November 2025, sedangkan penandatanganan PKS direncanakan di NTT pada 22 Desember 2025.

 

Gubernur Bali menyambut positif inisiatif tersebut dan menilai kerja sama ini sebagai kelanjutan hubungan historis kawasan Sunda Kecil. “Ini bukan sekadar nostalgia, tetapi langkah strategis untuk menyatukan potensi dan menghadapi tantangan bersama,” ujar I Wayan Koster.

 

Gubernur NTT menegaskan perlunya kerja sama yang konkret di bidang ekonomi, konektivitas, dan pariwisata agar ketiga provinsi bisa tumbuh sebagai kawasan yang kuat dan berdaya saing di wilayah timur Indonesia.

 

Pertemuan ini menandai langkah awal pembentukan KR BNN yang diharapkan menjadi model integrasi pembangunan daerah berbasis potensi lokal dan keseimbangan antarwilayah.

Penulis : R9

Editor : Redaksi Newsline NTB

Sumber Berita: Diskominfotik NTB

Follow WhatsApp Channel ntb.newsline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

20 Peserta Ikuti Pelatihan Kompetensi, Bupati Lotim Serahkan Bantuan Peralatan DBH-CHT dan Santunan BPJS
127 Desa di Lotim Belum Bangun KDKMP, Bupati: Manfaatkan Rp1 Miliar dari Negara, Cari Solusi Lahan
Bupati Lotim Tegaskan Ketahanan Pangan dan Infrastruktur Jadi Prioritas, Siapkan Rp200 Miliar untuk Jalan
Bupati Lotim Lepas 80 Kontingen Pramuka ke Jamnas XII di Cibubur, Pesan Jaga Nama Baik Daerah
Bupati Lotim Sampaikan KUA-PPAS 2027 Rp3,176 Triliun, DPRD Setujui Dua Raperda di Paripurna
Dua Kali Kebakaran TNGR Berhasil Dikendalikan, Bupati Lotim Khawatir Isu Internasional dan Ajukan Bantuan Pusat
Pemkab Lombok Timur Targetkan 501.104 KK dalam Pendataan Perlinsos, Percepatan Satu Data Indonesia
Bupati Lombok Timur Paparkan Capaian Ekonomi 7,93 Persen di Virtual Assessment TPAKD Award 2026

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 16:20 WITA

20 Peserta Ikuti Pelatihan Kompetensi, Bupati Lotim Serahkan Bantuan Peralatan DBH-CHT dan Santunan BPJS

Senin, 7 September 2026 - 16:48 WITA

127 Desa di Lotim Belum Bangun KDKMP, Bupati: Manfaatkan Rp1 Miliar dari Negara, Cari Solusi Lahan

Senin, 7 September 2026 - 15:51 WITA

Bupati Lotim Tegaskan Ketahanan Pangan dan Infrastruktur Jadi Prioritas, Siapkan Rp200 Miliar untuk Jalan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 18:44 WITA

Bupati Lotim Lepas 80 Kontingen Pramuka ke Jamnas XII di Cibubur, Pesan Jaga Nama Baik Daerah

Senin, 10 Agustus 2026 - 17:40 WITA

Bupati Lotim Sampaikan KUA-PPAS 2027 Rp3,176 Triliun, DPRD Setujui Dua Raperda di Paripurna

Berita Terbaru