Wagub NTB Ingatkan Ancaman Alih Fungsi Lahan Saat Panen Jagung Raya

Kamis, 8 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lembar Selatan, newsline.id – Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Indah Dhamayanti Putri mengingatkan pentingnya perlindungan lahan pertanian produktif di tengah meningkatnya tekanan alih fungsi lahan akibat pertumbuhan permukiman, khususnya di wilayah Lombok Barat, Lombok Barat, Kamis (8/1).

“Pertumbuhan penduduk dan perluasan kawasan permukiman menjadi tantangan serius yang harus kita pikirkan bersama. Lombok Barat menjadi salah satu wilayah yang cukup diminati investor pengembang,” ucap Indah Dhamayanti Putri.

Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri Panen Raya Jagung Serentak Kuartal I Tahun 2026 di Dusun Batu Samban, Desa Lembar Selatan. Ia meminta pemerintah kabupaten memperketat implementasi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) agar alih fungsi lahan pertanian dapat dikendalikan.

ADVERTISEMENT

ads.480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Indah, RTRW yang telah disetujui pemerintah pusat harus dijalankan secara konsisten agar tidak terus menggerus lahan-lahan produktif yang menjadi penopang swasembada pangan daerah.

Selain persoalan lahan, ia juga menyoroti tantangan pascaproduksi, terutama terkait pemasaran jagung saat panen raya mencapai puncak.

“Yang harus dipikirkan bersama adalah bagaimana penyerapan hasil panen ketika produksi melimpah,” katanya.

Untuk itu, Indah mendorong penguatan koordinasi dengan Badan Pangan Nasional dan Perum Bulog guna membantu penyerapan hasil panen petani.

Ia juga membuka peluang pemasaran langsung ke pelaku usaha peternakan agar hasil panen dapat terserap optimal.

Dalam kesempatan tersebut, Indah Dhamayanti Putri turut mengingatkan peran penyuluh pertanian dalam menjaga keberlanjutan lahan, khususnya melalui pendampingan penggunaan pupuk yang proporsional.

“Pendampingan penyuluh sangat penting agar penggunaan pupuk tidak berlebihan sehingga kesuburan tanah tetap terjaga,” ujarnya.

Panen raya jagung serentak tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus menjaga keberlanjutan sektor pertanian di NTB.

Penulis : R9

Follow WhatsApp Channel ntb.newsline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

20 Peserta Ikuti Pelatihan Kompetensi, Bupati Lotim Serahkan Bantuan Peralatan DBH-CHT dan Santunan BPJS
127 Desa di Lotim Belum Bangun KDKMP, Bupati: Manfaatkan Rp1 Miliar dari Negara, Cari Solusi Lahan
Bupati Lotim Tegaskan Ketahanan Pangan dan Infrastruktur Jadi Prioritas, Siapkan Rp200 Miliar untuk Jalan
KKN ITSkes Muhammadiyah Selong Gelar Sosialisasi dan PMT untuk 55 Balita Stunting di Pringgabaya Utara
Bupati Lotim Lepas 80 Kontingen Pramuka ke Jamnas XII di Cibubur, Pesan Jaga Nama Baik Daerah
Sekda Lotim Buka Jeruk Manis Festival IV, Apresiasi Kemandirian Desa dan Warisan Adat Kayu Jejeneng
Bupati Lotim Sampaikan KUA-PPAS 2027 Rp3,176 Triliun, DPRD Setujui Dua Raperda di Paripurna
Dua Kali Kebakaran TNGR Berhasil Dikendalikan, Bupati Lotim Khawatir Isu Internasional dan Ajukan Bantuan Pusat

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 16:20 WITA

20 Peserta Ikuti Pelatihan Kompetensi, Bupati Lotim Serahkan Bantuan Peralatan DBH-CHT dan Santunan BPJS

Senin, 7 September 2026 - 16:48 WITA

127 Desa di Lotim Belum Bangun KDKMP, Bupati: Manfaatkan Rp1 Miliar dari Negara, Cari Solusi Lahan

Senin, 7 September 2026 - 15:51 WITA

Bupati Lotim Tegaskan Ketahanan Pangan dan Infrastruktur Jadi Prioritas, Siapkan Rp200 Miliar untuk Jalan

Selasa, 18 Agustus 2026 - 21:38 WITA

KKN ITSkes Muhammadiyah Selong Gelar Sosialisasi dan PMT untuk 55 Balita Stunting di Pringgabaya Utara

Selasa, 11 Agustus 2026 - 18:44 WITA

Bupati Lotim Lepas 80 Kontingen Pramuka ke Jamnas XII di Cibubur, Pesan Jaga Nama Baik Daerah

Berita Terbaru