ntb.newsline.id — Kecelakaan kereta api terjadi di Stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat, Senin malam (27/4/2026), melibatkan kereta jarak jauh Argo Bromo Anggrek dengan rangkaian KRL Commuter Line.
Insiden tersebut mengakibatkan setidaknya empat orang meninggal dunia dan puluhan lainnya mengalami luka-luka, dengan puluhan korban telah dievakuasi ke rumah sakit terdekat.
Peristiwa terjadi saat KRL tengah berada di jalur, kemudian ditabrak oleh kereta jarak jauh dari arah belakang. Benturan keras menyebabkan salah satu gerbong mengalami kerusakan parah dan menimbulkan kepanikan di antara penumpang.
ADVERTISEMENT
.480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
Tim gabungan dari PT Kereta Api Indonesia (KAI), Basarnas, kepolisian, dan tenaga medis langsung dikerahkan ke lokasi untuk melakukan evakuasi. Proses penyelamatan dilakukan dengan peralatan khusus, termasuk pemotongan bagian gerbong untuk mengevakuasi korban yang terjebak.
Sejumlah ambulans dikerahkan untuk mempercepat penanganan korban, sementara aliran listrik di jalur sempat dinonaktifkan guna mendukung proses evakuasi.
PT KAI menyampaikan permohonan maaf atas insiden tersebut dan memastikan fokus utama saat ini adalah keselamatan penumpang serta penanganan korban.
Sementara itu, pihak berwenang masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan, termasuk kemungkinan faktor teknis maupun human error.
Akibat kejadian ini, sejumlah perjalanan kereta api di lintas tersebut mengalami gangguan, keterlambatan, hingga pembatalan sementara.
Penulis : Ak
Editor : Redaksi







