Pemerintah Rampungkan Regulasi UMP 2026, Pengumuman Menunggu Waktu

Sabtu, 6 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, newsline.id – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memastikan pembahasan mengenai upah minimum provinsi (UMP) 2026 telah selesai. Ia mengungkapkan bahwa regulasi terkait kebijakan upah itu juga sudah ditandatangani dan kini hanya menunggu diumumkan kepada publik.

“Regulasi sudah diparaf (ditandatangani),” ujar Airlangga di kantornya, Jakarta Pusat, Jumat (5/12/2025).

Kendati demikian, Airlangga belum dapat memastikan waktu resmi pengumuman kenaikan UMP 2026. Sebelumnya, pemerintah menargetkan pengumuman dilakukan sebelum 31 Desember 2025.

ADVERTISEMENT

ads.480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli sebelumnya menyampaikan bahwa formula penghitungan UMP 2026 akan tetap mengacu pada PP Nomor 51 Tahun 2023 tentang Perubahan atas PP Nomor 36 Tahun 2021 mengenai Pengupahan. Ia menjelaskan bahwa pemerintah akan melakukan penyesuaian terhadap nilai alpha, yakni indeks yang mencerminkan kontribusi tenaga kerja terhadap pertumbuhan ekonomi.

Nilai alpha yang selama ini berada dalam rentang 0,10 hingga 0,30 disebut dapat berubah dalam perhitungan tahun mendatang. Yassierli menegaskan bahwa penggunaan kembali formula tersebut menjadi perbedaan utama bila dibandingkan dengan kenaikan UMP 2025 yang mencapai 6,5 persen.

“Formula sudah jelas ya, formula itu kan kita mengacu kepada sudah ada regulasinya, tinggal nanti range-nya terkait dengan alpha berapa. Ini yang masih menunggu finalisasi,” tutur Yassierli saat ditemui di Grha BNI, Jakarta Pusat, Jumat (28/11).

Dengan penerapan formula tersebut, pemerintah memproyeksikan bahwa kenaikan UMP 2026 di setiap provinsi akan berbeda-beda, menyesuaikan kondisi ekonomi dan faktor pertumbuhan di masing-masing daerah.

 

Penulis : R9

Follow WhatsApp Channel ntb.newsline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bangun Kesadaran Hidup Sehat, Pemkab Lotim Bersama YJI Dorong Pencegahan Penyakit Jantung
GMNI Lotim Pertanyakan Masa Jabatan Plt Dirut PDAM yang Dinilai Melebihi Ketentuan
21 Pejabat Pemkab Lombok Timur Dilantik, Bupati Tekankan Etika dan Pelayanan
Keberkahan Alam Sambelia, Bupati Lotim Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan
Bupati Lotim Serahkan Bantuan BAZNAS ke 60 Pedagang Pasar Tenten, Ingatkan Kebersihan
GMNI Lotim Desak Bupati Segera Gelar Pansel Direksi PDAM, Soroti Masa Jabatan Plt
Penantian 16 Tahun Berakhir, Bupati Lotim Serahkan SHM ke 109 KK Transmigran UPT Jeringo
Kerja Sama Pemkab Lotim dan BSI Harus Produktif, Bupati: Jangan Hanya Jadi MoU

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 12:13 WITA

Bangun Kesadaran Hidup Sehat, Pemkab Lotim Bersama YJI Dorong Pencegahan Penyakit Jantung

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 00:25 WITA

GMNI Lotim Pertanyakan Masa Jabatan Plt Dirut PDAM yang Dinilai Melebihi Ketentuan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 01:09 WITA

21 Pejabat Pemkab Lombok Timur Dilantik, Bupati Tekankan Etika dan Pelayanan

Senin, 19 Oktober 2026 - 12:27 WITA

Bupati Lotim Serahkan Bantuan BAZNAS ke 60 Pedagang Pasar Tenten, Ingatkan Kebersihan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:57 WITA

GMNI Lotim Desak Bupati Segera Gelar Pansel Direksi PDAM, Soroti Masa Jabatan Plt

Berita Terbaru