Peletakan Batu Pertama Yayasan Shirotul Khair, Bupati Paparkan Capaian Ekonomi Lombok Timur

Sabtu, 6 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Selong, ntb.newsline.id – Kabupaten Lombok Timur mencatatkan capaian pertumbuhan ekonomi yang menggembirakan di tengah tantangan ekonomi nasional dan dinamika global yang masih berlangsung. Berdasarkan data resmi Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan ekonomi Lombok Timur mencapai 7 persen dan menjadi yang tertinggi di Pulau Lombok di luar sektor pertambangan.

Hal tersebut disampaikan Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin saat menghadiri peletakan batu pertama pembangunan gedung baru Yayasan Shirotul Khair Ambung di Masbagik Timur, Sabtu (6/6/2026).

Dalam sambutannya, Bupati menjelaskan bahwa capaian tersebut menunjukkan ketahanan ekonomi daerah yang didukung oleh sektor-sektor produktif masyarakat, terutama sektor pertanian yang selama ini menjadi tulang punggung perekonomian Lombok Timur.

ADVERTISEMENT

ads.480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Untuk wilayah Pulau Lombok, pertumbuhan ekonomi tertinggi berada di Lombok Timur dengan capaian 7 persen di luar sektor tambang,” ujar Bupati.

Ia menjelaskan bahwa meskipun Kabupaten Sumbawa Barat mencatat pertumbuhan ekonomi lebih tinggi, yakni sekitar 30 persen, capaian tersebut ditopang oleh aktivitas industri pengolahan dan smelter milik PT Amman Mineral. Sementara Lombok Timur mampu tumbuh melalui kekuatan sektor riil masyarakat.

“Kabupaten Sumbawa Barat memang mencatat pertumbuhan hingga 30 persen, namun hal itu dipicu oleh sektor industri atau smelter emas PT Amman Mineral. Sementara di Lombok Timur, penggerak utamanya adalah sektor pertanian,” jelasnya.

Bupati juga mengajak masyarakat untuk mendukung pelaksanaan sensus ekonomi dengan memberikan data yang jujur dan sesuai kondisi sebenarnya kepada petugas BPS. Menurutnya, data tersebut menjadi dasar penting bagi pemerintah dalam menyusun kebijakan pembangunan yang tepat sasaran.

“Sensus ekonomi ini akan mengukur kondisi riil masyarakat, termasuk tingkat kemiskinan ekstrem, kemiskinan, maupun kesejahteraan. Karena itu, masyarakat diminta memberikan informasi yang benar agar kebijakan pemerintah ke depan lebih tepat,” katanya.

Selain membahas sektor ekonomi, Bupati Haerul Warisin juga menyoroti pentingnya dunia pendidikan sebagai fondasi utama pembangunan daerah. Ia menilai keberadaan sekolah swasta dan pondok pesantren di Lombok Timur tidak terlepas dari peran besar para ulama dan tokoh agama yang selama ini konsisten membangun sumber daya manusia.

Menurutnya, pendidikan menjadi titik awal kemajuan daerah sehingga pemerintah terus berupaya meningkatkan sarana dan prasarana pendidikan, baik di sekolah negeri maupun swasta.

“Tanpa semangat para ulama membangun pendidikan, masa depan masyarakat Lombok Timur tentu akan sangat memprihatinkan,” tegasnya.

Ia mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten Lombok Timur terus memperjuangkan dukungan pemerintah pusat untuk pengembangan fasilitas pendidikan mengingat jumlah sekolah di daerah tersebut mencapai ribuan unit, mulai dari tingkat dasar hingga menengah.

Bupati juga menyampaikan bahwa berbagai proposal bantuan yang diajukan pondok pesantren telah mendapat perhatian pemerintah. Bahkan, Yayasan Shirotul Khair Ambung disebut telah masuk dalam daftar penerima bantuan yang anggarannya telah disiapkan.

Sebagai bentuk dukungan langsung terhadap pembangunan yayasan tersebut, Bupati berjanji akan menyalurkan bantuan semen untuk mempercepat proses pembangunan gedung baru.

“Insyaallah, termasuk Yayasan Al-Khair yang anggarannya sudah siap,” ungkapnya.

Menutup sambutannya, Bupati memberikan apresiasi kepada seluruh tuan guru dan pengelola lembaga pendidikan yang terus berjuang mencerdaskan generasi muda Lombok Timur melalui jalur pendidikan formal maupun pendidikan keagamaan.

Kegiatan peletakan batu pertama tersebut turut dihadiri perwakilan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi NTB, Ketua Lembaga Pendidikan Ma’arif NU, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Lombok Timur, pengurus Yayasan Shirotul Khair Ambung, para tuan guru, kepala desa, serta masyarakat setempat.

Penulis : Ak

Editor : Redaksi

Follow WhatsApp Channel ntb.newsline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Festival Peresean Kembang Kuning Ditutup, Bupati Lotim Dorong Festival Peresean Digelar Empat Kali Setahun
Gedung Serbaguna Disiapkan Jadi Ikon Baru Lombok Timur, Siap Tampung 2.000 Orang
Rotasi Jabatan untuk Kemajuan Daerah, Bupati Lotim Ajak Pejabat Kerja Bersama
Bupati Lombok Timur Lepas Rombongan Pawai Ta’aruf MTQ NTB ke-31
Imbas Pengusutan Kejagung, GASAK NTB Desak Audit Program MBG di Lombok Timur
Target Tiga Besar, Bupati Haerul Warisin Lepas Kafilah MTQ XXXI NTB dengan Tambahan Dukungan Rp1 Miliar
Lombok Timur Jadi Pilot Project Nasional Digitalisasi Bansos, 400 Ribu KK Masuk Sasaran Pendataan
Pemkab Lotim Siapkan Ruang Investasi Berkelanjutan, Empat Kecamatan Akan Miliki RDTR

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:43 WITA

Festival Peresean Kembang Kuning Ditutup, Bupati Lotim Dorong Festival Peresean Digelar Empat Kali Setahun

Rabu, 10 Juni 2026 - 14:25 WITA

Gedung Serbaguna Disiapkan Jadi Ikon Baru Lombok Timur, Siap Tampung 2.000 Orang

Rabu, 10 Juni 2026 - 14:20 WITA

Rotasi Jabatan untuk Kemajuan Daerah, Bupati Lotim Ajak Pejabat Kerja Bersama

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:03 WITA

Bupati Lombok Timur Lepas Rombongan Pawai Ta’aruf MTQ NTB ke-31

Senin, 8 Juni 2026 - 13:30 WITA

Imbas Pengusutan Kejagung, GASAK NTB Desak Audit Program MBG di Lombok Timur

Berita Terbaru

Lombok Timur

Bupati Lombok Timur Lepas Rombongan Pawai Ta’aruf MTQ NTB ke-31

Selasa, 9 Jun 2026 - 19:03 WITA