Mataram, newsline.id – Kegiatan halalbihalal dan pengajian umum yang digelar di NWDI Center, Kota Mataram, Sabtu, (18/4), menyoroti pentingnya memperkuat persatuan di tengah tantangan sosial dan ekonomi yang masih dihadapi Nusa Tenggara Barat (NTB).
Ketua Umum PB NWDI, TGB. Muhammad Zainul Majdi, dalam tausiyahnya menekankan pentingnya menjaga kehormatan sesama sebagai fondasi utama kehidupan sosial.
“Persaudaraan bukan sekadar ucapan, tetapi diwujudkan dalam sikap nyata untuk saling menghormati, menjaga kehormatan, dan tidak saling menyakiti,” tegasnya.
ADVERTISEMENT
.480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
Ia juga mengingatkan agar masyarakat tidak merendahkan sesama, tidak mencari-cari kesalahan orang lain, serta menjauhi perilaku ghibah sebagaimana pesan dalam Surah Al-Hujurat.
Pesan tersebut mengemuka di tengah kondisi NTB yang masih menghadapi persoalan kemiskinan dan kesenjangan pembangunan antarwilayah, yang berpotensi memengaruhi kohesi sosial jika tidak dikelola dengan baik.
Sementara itu, Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setda NTB, Amir, yang membacakan sambutan gubernur, menegaskan bahwa momentum Idulfitri harus dimaknai sebagai penguat kolaborasi masyarakat.
“Momentum Idulfitri harus menjadi kekuatan untuk mempererat persaudaraan sekaligus memperkuat kolaborasi dalam membangun daerah. Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus bersinergi dalam memenuhi kebutuhan dasar dan mendorong kemajuan NTB,” ujarnya.
Ia menyebut pemerintah tetap mendorong sejumlah program prioritas, termasuk pengentasan kemiskinan, ketahanan pangan, dan pengembangan pariwisata. Namun, pelaksanaan program-program tersebut dinilai membutuhkan dukungan sosial yang kuat agar berdampak nyata di masyarakat.
Kegiatan yang dihadiri ribuan jamaah itu ditutup dengan doa bersama, dengan harapan nilai-nilai persaudaraan yang disampaikan tidak berhenti pada seremoni, tetapi dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari. (Red)









