Halal Bihalal IKS, Gubernur Iqbal Tekankan Persatuan di Tengah Keberagaman

Selasa, 14 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mataram, newsline.id – Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal menegaskan pentingnya menjaga persatuan di tengah keberagaman dalam kegiatan Halal Bihalal Ikatan Keluarga Samawa (IKS) Mataram 1447 H/2026 yang digelar di Auditorium Kampus II UIN Mataram, Minggu (12/4).

Dalam sambutannya, Gubernur mengingatkan bahwa perbedaan suku, wilayah, maupun identitas kerap menjadi sumber perpecahan jika tidak disikapi dengan bijak. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk lebih mengedepankan persamaan sebagai fondasi kebersamaan.

“Kalau kita ingin mencari perbedaan, kita akan selalu menemukan alasan untuk berbeda. Tetapi jika kita ingin mencari persamaan, kita juga akan selalu menemukan alasan untuk bersatu,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

ads.480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia juga menegaskan bahwa semangat membangun daerah tidak boleh dibatasi oleh sekat-sekat administratif, melainkan harus dilandasi komitmen bersama dan rasa cinta terhadap daerah.

“Siapapun yang mencintai NTB, yang ingin berjuang dan mengabdikan dirinya, maka dialah orang NTB,” tegasnya.

Pesan tersebut diperkuat oleh Sesepuh IKS Din Syamsuddin yang menekankan pentingnya silaturahmi sebagai inti dari Halal Bihalal.

“Silaturahmi berasal dari rahim, yang berarti kasih sayang. Maka esensi halal bihalal adalah menumbuhkan kasih sayang di antara sesama,” ungkapnya.

Ia menilai bahwa di tengah berbagai dinamika global dan lokal, nilai persaudaraan kerap tergerus oleh kepentingan dan perbedaan identitas. Karena itu, IKS diharapkan menjadi ruang untuk memperkuat ukhuwah.

Sementara itu, Bupati Sumbawa Syarafuddin Jarot menyebut Halal Bihalal sebagai momentum refleksi untuk kembali pada nilai-nilai dasar masyarakat Samawa.

“Halal bihalal ini adalah ruang pulang. Pulang pada kebersamaan dan nilai-nilai Tau Samawa,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa pembangunan daerah tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah, melainkan membutuhkan partisipasi aktif seluruh masyarakat.

“Pembangunan tidak bisa hanya dilakukan oleh Pemerintah, tetapi membutuhkan kebersamaan dan rasa memiliki dari seluruh masyarakat,” pungkasnya. (Red)

Follow WhatsApp Channel ntb.newsline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Lotim Tegaskan Ketahanan Pangan dan Infrastruktur Jadi Prioritas, Siapkan Rp200 Miliar untuk Jalan
KKN ITSkes Muhammadiyah Selong Gelar Sosialisasi dan PMT untuk 55 Balita Stunting di Pringgabaya Utara
Sekda Lotim Buka Jeruk Manis Festival IV, Apresiasi Kemandirian Desa dan Warisan Adat Kayu Jejeneng
Anak Muda Sakra Bangkitkan Pusaka dan Gamelan, “Samuhita Sakre” Siap Gegerkan Lombok Timur
Silaturahmi dengan Anggota DPR RI, Ketua Umum API NTB Soroti Kesederhanaan Nanang Samodra dan Kedekatan dengan Masyarakat
Gebrakan KKN ITSkes Muhammadiyah Selong, 341 Warga Pringgabaya Utara Sukses Migrasi ke KTP Digital
Pemkab Lombok Timur Targetkan 501.104 KK dalam Pendataan Perlinsos, Percepatan Satu Data Indonesia
Bupati Lotim Sampaikan Usulan Daerah ke BNPB, Soroti Kekeringan dan Infrastruktur Rusak di Daerah

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 15:51 WITA

Bupati Lotim Tegaskan Ketahanan Pangan dan Infrastruktur Jadi Prioritas, Siapkan Rp200 Miliar untuk Jalan

Selasa, 18 Agustus 2026 - 21:38 WITA

KKN ITSkes Muhammadiyah Selong Gelar Sosialisasi dan PMT untuk 55 Balita Stunting di Pringgabaya Utara

Kamis, 6 Agustus 2026 - 19:34 WITA

Anak Muda Sakra Bangkitkan Pusaka dan Gamelan, “Samuhita Sakre” Siap Gegerkan Lombok Timur

Minggu, 2 Agustus 2026 - 05:46 WITA

Silaturahmi dengan Anggota DPR RI, Ketua Umum API NTB Soroti Kesederhanaan Nanang Samodra dan Kedekatan dengan Masyarakat

Selasa, 28 Juli 2026 - 21:52 WITA

Gebrakan KKN ITSkes Muhammadiyah Selong, 341 Warga Pringgabaya Utara Sukses Migrasi ke KTP Digital

Berita Terbaru