Mataram, newsline.id – Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal menegaskan pentingnya menjaga persatuan di tengah keberagaman dalam kegiatan Halal Bihalal Ikatan Keluarga Samawa (IKS) Mataram 1447 H/2026 yang digelar di Auditorium Kampus II UIN Mataram, Minggu (12/4).
Dalam sambutannya, Gubernur mengingatkan bahwa perbedaan suku, wilayah, maupun identitas kerap menjadi sumber perpecahan jika tidak disikapi dengan bijak. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk lebih mengedepankan persamaan sebagai fondasi kebersamaan.
“Kalau kita ingin mencari perbedaan, kita akan selalu menemukan alasan untuk berbeda. Tetapi jika kita ingin mencari persamaan, kita juga akan selalu menemukan alasan untuk bersatu,” ujarnya.
ADVERTISEMENT
.480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
Ia juga menegaskan bahwa semangat membangun daerah tidak boleh dibatasi oleh sekat-sekat administratif, melainkan harus dilandasi komitmen bersama dan rasa cinta terhadap daerah.
“Siapapun yang mencintai NTB, yang ingin berjuang dan mengabdikan dirinya, maka dialah orang NTB,” tegasnya.
Pesan tersebut diperkuat oleh Sesepuh IKS Din Syamsuddin yang menekankan pentingnya silaturahmi sebagai inti dari Halal Bihalal.
“Silaturahmi berasal dari rahim, yang berarti kasih sayang. Maka esensi halal bihalal adalah menumbuhkan kasih sayang di antara sesama,” ungkapnya.
Ia menilai bahwa di tengah berbagai dinamika global dan lokal, nilai persaudaraan kerap tergerus oleh kepentingan dan perbedaan identitas. Karena itu, IKS diharapkan menjadi ruang untuk memperkuat ukhuwah.
Sementara itu, Bupati Sumbawa Syarafuddin Jarot menyebut Halal Bihalal sebagai momentum refleksi untuk kembali pada nilai-nilai dasar masyarakat Samawa.
“Halal bihalal ini adalah ruang pulang. Pulang pada kebersamaan dan nilai-nilai Tau Samawa,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa pembangunan daerah tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah, melainkan membutuhkan partisipasi aktif seluruh masyarakat.
“Pembangunan tidak bisa hanya dilakukan oleh Pemerintah, tetapi membutuhkan kebersamaan dan rasa memiliki dari seluruh masyarakat,” pungkasnya. (Red)









