Pringgabaya, newsline.id – Pemerintah Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, menekankan pentingnya penguatan pendidikan karakter bagi siswa sebagai upaya meningkatkan kualitas dan daya saing pendidikan di daerah.
Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Lombok Timur Muhammad Juaini Taofik saat menghadiri kegiatan Halal Bihalal Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Cabang Pringgabaya yang dirangkaikan dengan pelepasan guru purnabakti di halaman SMPN 1 Pringgabaya, Sabtu, (18/4).
“Pemimpin saat ini dituntut lebih adaptif dalam menangkap peluang dari pemerintah pusat, baik dalam bentuk program maupun alokasi anggaran” ujar Taofik.
ADVERTISEMENT
.480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
Ia juga mengapresiasi peran dan loyalitas para guru dalam menjaga kebersamaan serta meningkatkan kualitas pengabdian kepada masyarakat melalui momentum Halal Bihalal.
Menurut dia, arah pembangunan pendidikan di Lombok Timur telah tertuang dalam dokumen perencanaan daerah, seperti RPJP dan RPJMD, yang menjadi pedoman dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
“Pemerintah daerah terus berkomitmen mengawal status kepegawaian tenaga pendidik, termasuk mendorong guru paruh waktu menjadi penuh waktu guna meningkatkan kesejahteraan,” ucapnya.
Ia menegaskan bahwa guru memiliki peran strategis sebagai aktor utama dalam pendidikan dasar dan menengah. Oleh karena itu, penguatan pendidikan karakter menjadi fokus utama untuk menjawab tantangan perkembangan zaman.
Selain itu, Taofik juga menyinggung rencana pembangunan Sekolah Garuda di wilayah Pringgabaya yang ditujukan untuk mencetak generasi unggul dengan kemampuan teknologi tinggi.
Ia meminta para guru tetap optimistis menghadapi dinamika kebijakan nasional terkait pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK), seraya memastikan pemerintah daerah berpihak pada peningkatan kesejahteraan tenaga pendidik.
Lebih lanjut, ia mengingatkan pentingnya kemampuan adaptasi guru di tengah derasnya arus informasi, serta peran aktif dalam menjaga kondusivitas, termasuk di media sosial.
“Kami berharap guru menjadi garda terdepan dalam memperkuat karakter siswa sekaligus menjaga suasana yang kondusif di ruang digital,” katanya. (AK)
Editor : R9









