Pemkab Lombok Timur sosialisasikan penggunaan elpiji 3 kg kepada peternak ayam

Jumat, 17 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Selong, newsline.id – Pemerintah Kabupaten Lombok Timur menggelar sosialisasi penggunaan gas elpiji 3 kilogram kepada kelompok peternak ayam sebagai tindak lanjut atas kelangkaan yang sempat dikeluhkan masyarakat di Pendopo Bupati Lombok Timur, Jum’at (17/4).

Bupati Lombok Timur, Haerul Warisin mengatakan berdasarkan ketentuan dari Pertamina, kandang ayam termasuk usaha yang tidak diperbolehkan menggunakan elpiji bersubsidi. Namun, pemerintah daerah tetap berupaya mencari solusi agar keberlangsungan usaha peternak tidak terganggu.

“Keberadaan peternak ayam sangat penting bagi perekonomian daerah. Karena itu, pemerintah berupaya mencari titik keseimbangan agar kebijakan tetap berjalan dan pelaku usaha tetap bisa berproduksi,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

ads.480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menjelaskan, berdasarkan evaluasi, pada 2025 tidak terjadi kelangkaan elpiji karena pasokan mencukupi dan tidak ada kepanikan masyarakat. Namun, kondisi saat ini dipicu meningkatnya penggunaan elpiji bersubsidi oleh pihak yang tidak berhak serta pembelian berlebih (panic buying).

Menurut dia, pemerintah daerah tidak memiliki kewenangan dalam menentukan agen, jumlah pangkalan, maupun kuota elpiji karena hal tersebut menjadi kewenangan Pertamina. Meski demikian, Pemkab Lombok Timur telah mengusulkan penambahan kuota untuk mengatasi kebutuhan masyarakat.

Sebelumnya, pemerintah daerah juga telah mengeluarkan surat edaran terkait penggunaan elpiji bersubsidi yang diperuntukkan bagi masyarakat miskin. Sementara itu, pelaku usaha seperti peternak, hotel, restoran, jasa las, dan usaha lainnya diminta beralih ke elpiji non-subsidi.

“Saya berharap para peternak mulai beralih menggunakan elpiji non-subsidi secara bertahap, sambil menunggu kebijakan lebih lanjut dari pemerintah pusat,” katanya.

Pemkab Lombok Timur, lanjut dia, juga berencana membantu penukaran tabung gas bagi peternak, seperti yang telah dilakukan di Kecamatan Suralaga.

Selain itu, pemerintah daerah membuka ruang dialog bagi para peternak untuk menyampaikan kendala yang dihadapi agar dapat dicarikan solusi bersama.

“Peternak adalah mitra pemerintah. Tanpa mereka, kebutuhan daging ayam dan telur masyarakat tidak akan terpenuhi,” ujarnya.

Haerul berharap seluruh pihak dapat memahami kondisi yang terjadi saat ini dan mendukung kebijakan pemerintah demi menjaga stabilitas distribusi elpiji serta mendukung terwujudnya Lombok Timur yang lebih maju.(AK)

Editor : R9

Follow WhatsApp Channel ntb.newsline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sekda Lotim Bacakan Amanat BPIP, Pancasila Harus Menjadi Ideologi yang Hidup
BPS dan Pemkab Lotim Perkuat SDM Pendataan Sensus Ekonomi 2026
Lombok Timur Kembali Raih WTP, Bupati Tegaskan Komitmen Tata Kelola Bersih
Sekda Lotim Tutup TC MTQ XXXI NTB 2026, Optimisme Kafilah Menguat
Tasyakuran Penamatan MTs Fathul Muin NW Montong Tangi Dibanjiri Air Mata Haru
TMMD Ke-128 di Paok Lombok Resmi Ditutup, Danrem 162/WB Apresiasi Sinergi TNI dan Masyarakat
Pendapatan Tembus Rp2,9 Miliar, PD Agro Selaparang Diminta Perkuat Tata Kelola
Bupati Lombok Timur Hadiri Tasyakuran Penamatan Santri YPP Darul Iman Wattaqwa NW

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 21:03 WITA

Sekda Lotim Bacakan Amanat BPIP, Pancasila Harus Menjadi Ideologi yang Hidup

Jumat, 29 Mei 2026 - 14:16 WITA

BPS dan Pemkab Lotim Perkuat SDM Pendataan Sensus Ekonomi 2026

Selasa, 26 Mei 2026 - 13:10 WITA

Lombok Timur Kembali Raih WTP, Bupati Tegaskan Komitmen Tata Kelola Bersih

Senin, 25 Mei 2026 - 18:47 WITA

Sekda Lotim Tutup TC MTQ XXXI NTB 2026, Optimisme Kafilah Menguat

Sabtu, 23 Mei 2026 - 22:54 WITA

Tasyakuran Penamatan MTs Fathul Muin NW Montong Tangi Dibanjiri Air Mata Haru

Berita Terbaru