Newsline.id–Puskesmas Ujan Mas kembali menggelar program edukasi kesehatan melalui kegiatan BISMAS (Bincang Sehat Bersama Puskesmas Ujan Mas) yang disiarkan secara langsung melalui media sosial pada Rabu (23/4/2026).
Dalam kegiatan tersebut, dr. Yolanda tampil sebagai moderator sekaligus menjadi salah satu figur utama yang menekankan pentingnya pemahaman menyeluruh terkait kesehatan reproduksi wanita.
Ia menjelaskan bahwa kesehatan reproduksi tidak hanya berkaitan dengan kondisi fisik semata, tetapi juga dipengaruhi oleh keseimbangan hormon yang berperan dalam mengatur berbagai fungsi tubuh, termasuk siklus menstruasi. “Ketidakseimbangan hormon dapat memicu berbagai gangguan, seperti haid tidak teratur, nyeri berlebihan saat menstruasi, hingga berdampak pada kesuburan,” ujar dr. Yolanda.
ADVERTISEMENT
.480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
Lebih lanjut, ia mengingatkan pentingnya mengenali gangguan menstruasi sejak dini, seperti siklus yang tidak teratur, perdarahan berlebihan, maupun nyeri hebat yang mengganggu aktivitas sehari-hari.
Kegiatan BISMAS kali ini juga menghadirkan tenaga kesehatan lainnya, yakni Bidan Koordinator Mutiara, SST dan Khoriah, S.Keb., Bdn, yang turut memberikan pemaparan terkait kondisi kesehatan reproduksi yang sering ditemukan di masyarakat.
Berdasarkan data layanan Puskesmas Ujan Mas, beberapa permasalahan yang kerap dialami pasien antara lain keputihan patologis, gangguan menstruasi, serta infeksi menular seksual, khususnya pada usia produktif.
Melalui kegiatan ini, dr. Yolanda juga mengimbau masyarakat untuk lebih peduli terhadap kesehatan reproduksi dengan menerapkan pola hidup sehat, menjaga kebersihan organ intim, serta rutin melakukan pemeriksaan seperti IVA, Pap smear, dan tes HPV DNA.“Kesehatan reproduksi adalah bagian penting dari kualitas hidup. Jangan menunggu muncul keluhan untuk mulai peduli,” tegasnya.
Puskesmas Ujan Mas berharap kegiatan edukasi seperti BISMAS dapat meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya wanita, agar lebih terbuka dan tidak ragu dalam menjaga serta memeriksakan kesehatan reproduksi sejak dini.
Penulis : Ak
Editor : Redaksi







