Pusat Informasi Geopark Rinjani Resmi Beroperasi, Pemda Lombok Timur dan Gubernur NTB Perkuat Pengelolaan Pariwisata

Minggu, 3 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Selong, Lombok Timur – Pemerintah Kabupaten Lombok Timur meresmikan operasional Pusat Informasi Geopark Rinjani di kawasan Sembalun, Sabtu (2/5/2026). Peresmian tersebut dilakukan langsung oleh Gubernur Nusa Tenggara Barat sebagai bagian dari upaya memperkuat pengelolaan kawasan geopark yang telah diakui dunia.

Sekretaris Daerah Kabupaten Lombok Timur, H. Muhammad Juaini Taofik, menyampaikan bahwa bangunan Pusat Informasi Geopark Rinjani merupakan aset milik pemerintah daerah yang sebelumnya belum dimanfaatkan secara optimal setelah pembangunan fisiknya selesai.

Ia menjelaskan, bangunan tersebut sempat mengalami ketidakjelasan fungsi, bahkan hampir diratakan karena dinilai belum memberikan manfaat yang konkret bagi masyarakat.

ADVERTISEMENT

ads.480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Alhamdulillah, saat ini bangunan tersebut sudah dapat dimanfaatkan sebagai pusat informasi Geopark Rinjani,” ujarnya.

Peresmian operasional pusat informasi tersebut dilakukan oleh Gubernur Nusa Tenggara Barat, Lalu Muhammad Iqbal, yang turut mengapresiasi langkah Pemerintah Kabupaten Lombok Timur dalam mengoptimalkan fungsi aset daerah tersebut.

Sekda Lombok Timur juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi NTB atas dukungan dalam mendorong pengembangan Geopark Rinjani hingga memperoleh pengakuan internasional. Ia optimistis manajemen yang baru akan mampu membawa pengelolaan geopark ke arah yang lebih baik.

Dalam kesempatan itu, ia menyoroti pengembangan sektor pariwisata daerah yang mengacu pada konsep 3A, yakni aksesibilitas, amenitas, dan atraksi. Dari ketiga aspek tersebut, atraksi dinilai masih perlu diperkuat agar mampu meningkatkan daya tarik wisata dan berdampak pada peningkatan pendapatan daerah.

Sementara itu, Gubernur NTB Lalu Muhammad Iqbal menyampaikan bahwa Geopark Rinjani kembali mempertahankan status “Green Card” dari UNESCO melalui sidang revalidasi internasional di Paris, Prancis. Status tersebut menandakan Geopark Rinjani tetap menjadi bagian dari jaringan geopark dunia.

Gubernur juga menekankan pentingnya pengelolaan pusat informasi secara profesional, termasuk penyediaan sumber daya manusia yang mampu mengelola dan mengintegrasikan data terkait kawasan geopark.

Selain itu, ia mengajak seluruh pihak untuk tetap berinovasi dalam pengelolaan kawasan, meskipun dihadapkan pada keterbatasan anggaran. Dukungan lintas sektor dinilai penting untuk menjaga keberlanjutan pengembangan Geopark Rinjani.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kelestarian kawasan Gunung Rinjani sebagai bagian dari geopark, dengan menyeimbangkan tiga pilar utama, yaitu warisan geologi, keanekaragaman hayati, dan budaya.

Di sisi lain, meskipun berhasil mempertahankan status internasional, UNESCO memberikan sejumlah rekomendasi yang perlu ditindaklanjuti dalam beberapa tahun ke depan. Rekomendasi tersebut meliputi peningkatan visibilitas geosite, penguatan infrastruktur pariwisata berkelanjutan, pemberdayaan masyarakat termasuk perempuan, pengembangan fasilitas edukasi, serta pengelolaan pariwisata di kawasan kepulauan.

Dengan diresmikannya Pusat Informasi Geopark Rinjani, diharapkan fasilitas ini dapat menjadi sarana edukasi, pusat informasi, serta pendukung pengembangan pariwisata berkelanjutan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Penulis : Ak

Editor : Redaksi

Follow WhatsApp Channel ntb.newsline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemda Lotim Gandeng BAZNAS Salurkan Bantuan untuk Pedagang Korban Kebakaran Pringgabaya
990 Santri Pontren Syaikh Zainuddin NW Anjani Tuntas Studi, Ketum PBNW Ingatkan Jaga Almamater
Bupati Lombok Timur Lepas JCH Kloter 9, Pemda komitmen perkuat layanan termasuk jaminan BPJS
Hardiknas 2026, Sekda Lombok Timur Pertegas Arah Transformasi Pendidikan Nasional
Rinjani 100 Ultra 2026 Dimulai dari Senaru, Ratusan Pelari Dunia Taklukkan Jalur Ekstrem
Momentum HUT Maraqitta’limat, Pemda Lotim dan Gubernur NTB Perkuat Arah Pembangunan
JMSI NTB dan ITDC Perkuat Kolaborasi Promosi KEK Mandalika Dorong Citra Mandalika Mendunia
Pemda Lotim Gandeng UNRAM Bangun Pusat Riset dan Klinik, Bupati Singgung Beban BPJS Rp55 Miliar
UNESCO memberikan sejumlah rekomendasi yang perlu ditindaklanjuti dalam beberapa tahun ke depan. Rekomendasi tersebut meliputi peningkatan visibilitas geosite, penguatan infrastruktur pariwisata berkelanjutan, pemberdayaan masyarakat termasuk perempuan, pengembangan fasilitas edukasi, serta pengelolaan pariwisata di kawasan kepulauan.

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 13:30 WITA

Pemda Lotim Gandeng BAZNAS Salurkan Bantuan untuk Pedagang Korban Kebakaran Pringgabaya

Senin, 4 Mei 2026 - 03:35 WITA

990 Santri Pontren Syaikh Zainuddin NW Anjani Tuntas Studi, Ketum PBNW Ingatkan Jaga Almamater

Minggu, 3 Mei 2026 - 11:30 WITA

Pusat Informasi Geopark Rinjani Resmi Beroperasi, Pemda Lombok Timur dan Gubernur NTB Perkuat Pengelolaan Pariwisata

Sabtu, 2 Mei 2026 - 16:30 WITA

Hardiknas 2026, Sekda Lombok Timur Pertegas Arah Transformasi Pendidikan Nasional

Sabtu, 2 Mei 2026 - 01:20 WITA

Rinjani 100 Ultra 2026 Dimulai dari Senaru, Ratusan Pelari Dunia Taklukkan Jalur Ekstrem

Berita Terbaru