Selong, newsline.id – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Lombok Timur menyalurkan santunan kepada tenaga pendidikan non-PPPK jenjang TK, PAUD, dan Kelompok Bermain (KB) melalui Program Baznas Peduli, yang dilaksanakan di halaman Kantor Bupati Lombok Timur, Rabu (21/1/).
Ketua BAZNAS Kabupaten Lombok Timur Muhammad Kamli mengatakan penyaluran tahap pertama menyasar tenaga pendidik di tujuh kecamatan, yakni Sakra Barat, Sakra Timur, Sakra Induk, Keruak, Jerowaru, Terara, dan Labuhan Haji.
“Insyaallah tahap kedua akan dilaksanakan karena program ini dijalankan per semester atau enam bulan sekali. Hal ini berkaitan dengan pengumpulan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) dari para muzaki untuk saudara-saudari kita yang mengabdi di tingkat PAUD,” kata Kamli.
ADVERTISEMENT
.480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
Ia menjelaskan selain tenaga pendidik PAUD, BAZNAS Lombok Timur juga memiliki program pemberian insentif bagi tenaga pendidik madrasah swasta, baik tingkat Madrasah Tsanawiyah (MTs) maupun Aliyah, yang direncanakan mulai disalurkan pada Maret 2026.
“Untuk besarannya disesuaikan dengan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), sekitar Rp300 ribu per orang,” ujarnya.
Menurut Kamli, khusus tenaga pendidik PAUD, BAZNAS Lombok Timur menargetkan penyaluran insentif dilakukan dua kali dalam satu tahun. Pada tahap selanjutnya, program ini akan menjangkau kecamatan lain yang belum terakomodasi, dengan jumlah tersisa 14 kecamatan.
Saat ini tercatat sebanyak 326 lembaga dengan total 1.434 tenaga pendidik di tujuh kecamatan menjadi penerima manfaat pada tahap pertama.
Muhammad Kamli menambahkan total anggaran yang disalurkan pada tahap pertama mencapai Rp440 juta. Dana tersebut bersumber dari zakat, infak, dan sedekah para muzaki yang menunaikan kewajibannya melalui BAZNAS Kabupaten Lombok Timur.
“Insentif ini disalurkan kepada 1.434 penerima manfaat dari tujuh kecamatan sebagai bentuk kepedulian terhadap tenaga pendidik non-PPPK yang berperan penting dalam pendidikan anak usia dini,” katanya.
BAZNAS Lombok Timur berharap program tersebut dapat membantu meringankan beban ekonomi tenaga pendidik sekaligus mendorong peningkatan kualitas layanan pendidikan, khususnya pada jenjang PAUD dan madrasah swasta. (AK)
Editor : R9







