Akademisi FHISIP Unram Nilai Posisi Polri di Bawah Presiden Paling Tepat

Sabtu, 31 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mataram, newsline.id — Dukungan terhadap posisi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) yang berada langsung di bawah Presiden mendapat sorotan dari kalangan akademisi Universitas Mataram. Dua dosen Fakultas Hukum, Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FHISIP) Unram menilai struktur tersebut masih relevan dengan sistem ketatanegaraan Indonesia.

Ditemui di Ruang Guru Besar FHISIP, Jumat (30/1), Prof. Amiruddin, menilai penempatan Polri di bawah Presiden menjaga kejelasan garis komando sekaligus memperkuat mekanisme pengawasan institusi penegak hukum.

“Penempatan Polri di bawah Presiden memberi kepastian arah kebijakan keamanan nasional, sekaligus menjaga stabilitas hukum dan demokrasi,” ujar Prof. Amiruddin.

ADVERTISEMENT

ads.480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pandangan senada disampaikan Prof. Kurniawan. Ia menilai posisi tersebut penting agar Polri tetap profesional serta fokus menjalankan tugas utama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat tanpa dipengaruhi tarik-menarik kepentingan politik.

“Dalam konteks ketatanegaraan Indonesia, Polri di bawah Presiden menjadi pilihan rasional untuk menjaga netralitas institusi serta efektivitas penegakan hukum,” katanya.

Keduanya menilai, setiap wacana perubahan posisi Polri dalam sistem ketatanegaraan perlu dikaji secara hati-hati dengan mempertimbangkan dampak hukum, sosial, dan keamanan nasional. Stabilitas institusi penegak hukum, menurut mereka, memiliki peran penting dalam menjaga kepercayaan publik. (AK)

Editor : R9

Follow WhatsApp Channel ntb.newsline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polda NTB Ungkap Jaringan Curanmor Antarprovinsi, Delapan Orang Diamankan
BGN dan Polda NTB Ungkap Dugaan Penipuan Dapur MBG, Korban Alami Kerugian Rp950 Juta
GASAK NTB Ingatkan Aksi PPS Tidak Ganggu Fasilitas Vital dan Aktivitas Ekonomi Masyarakat
Polda NTB Sembelih 261 Hewan Kurban, Daging Dibagikan untuk Ribuan Warga Penerima Manfaat
Tagih Utang Berujung Maut, Pemuda 19 Tahun Tewas Usai Duel di Kos-kosan Pagesangan
Lombok Timur Raih Entrepreneur Government Award 2026, Bupati Haerul Warisin Dinilai Inovatif Kelola Pembiayaan Daerah
Kasus Kematian Mahasiswi NDR Dilimpahkan ke Satreskrim, Polisi Temukan Dugaan Unsur Pidana
Pemkab Lotim Atensi Persoalan Tanah Ulayat di Sembalun dan Sambelia

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 21:25 WITA

Polda NTB Ungkap Jaringan Curanmor Antarprovinsi, Delapan Orang Diamankan

Sabtu, 30 Mei 2026 - 15:09 WITA

BGN dan Polda NTB Ungkap Dugaan Penipuan Dapur MBG, Korban Alami Kerugian Rp950 Juta

Jumat, 29 Mei 2026 - 14:38 WITA

GASAK NTB Ingatkan Aksi PPS Tidak Ganggu Fasilitas Vital dan Aktivitas Ekonomi Masyarakat

Rabu, 27 Mei 2026 - 13:40 WITA

Polda NTB Sembelih 261 Hewan Kurban, Daging Dibagikan untuk Ribuan Warga Penerima Manfaat

Sabtu, 23 Mei 2026 - 19:35 WITA

Tagih Utang Berujung Maut, Pemuda 19 Tahun Tewas Usai Duel di Kos-kosan Pagesangan

Berita Terbaru