Mataram, newsline.id — Seorang pria berusia 31 tahun ditemukan meninggal dunia di rumahnya di Lingkungan Dayan Pekan, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, Senin (9/3). Korban diduga meninggal akibat gantung diri di gudang bagian belakang rumahnya.
Mendapat laporan tersebut, personel Kepolisian Sektor Ampenan bersama Unit Identifikasi Satreskrim Polresta Mataram langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta proses evakuasi.
Kapolsek Ampenan Ahmad Majmuk melalui Kanit Reskrim Komang Gede Puja Artana menjelaskan bahwa korban pertama kali ditemukan oleh ibu kandungnya sendiri.
ADVERTISEMENT
.480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
Menurut keterangan saksi, awalnya ibu korban memanggil anaknya untuk makan, namun tidak mendapat jawaban. Karena merasa curiga, ia kemudian mencari korban ke bagian belakang rumah hingga menemukan korban sudah dalam keadaan tergantung di gudang menggunakan tali tambang berwarna hijau.
“Ibu korban sangat kaget melihat kondisi tersebut dan langsung berteriak meminta pertolongan kepada tetangga sekitar. Warga kemudian berusaha menurunkan korban sebelum akhirnya personel Polsek Ampenan dan petugas Puskesmas Ampenan tiba di lokasi,” ujar Komang Gede Puja Artana.
Petugas medis yang tiba di lokasi kemudian melakukan pemeriksaan awal dan menyatakan korban telah meninggal dunia.
Selanjutnya, pihak kepolisian melakukan olah TKP serta mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi guna memastikan kronologi kejadian.
Berdasarkan keterangan keluarga, pihak keluarga menolak dilakukan autopsi terhadap jenazah korban dan menganggap peristiwa tersebut sebagai musibah. Penolakan itu dituangkan dalam surat pernyataan resmi yang ditandatangani keluarga.
Kepolisian mengimbau masyarakat untuk saling peduli terhadap kondisi lingkungan sekitar serta segera melaporkan kepada aparat berwenang apabila mengetahui adanya kejadian yang membutuhkan penanganan cepat. (AK)
Editor : R9









