‎Penulis AS Gugat James Cameron Terkait Film Avatar: The Way of Water

Rabu, 17 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

‎NTB, newsline.id – Sutradara film ternama James Cameron kembali menghadapi gugatan hukum terkait waralaba Avatar. Seorang penulis dan animator 3D asal Amerika Serikat, Eric Ryder, menggugat Cameron dan perusahaan produksinya, Lightstorm Entertainment, atas dugaan penjiplakan karya orisinal miliknya.

‎Gugatan tersebut telah diajukan ke Pengadilan Tinggi Los Angeles. Ryder menuduh bahwa film Avatar: The Way of Water yang dirilis pada 2022 menggunakan konsep dan elemen cerita dari proyek miliknya berjudul KRZ 2068 tanpa izin maupun kompensasi.

‎‎Menurut laporan yang dikutip dari Kompas, Ryder mengklaim pernah menjalin kerja sama dengan Lightstorm Entertainment untuk mengembangkan proyek KRZ 2068, sebuah kisah fiksi ilmiah berbasis animasi 3D. Proyek tersebut mengangkat tema lingkungan hidup dan mengisahkan eksploitasi sumber daya alam oleh korporasi jahat di sebuah bulan asing.

ADVERTISEMENT

ads.480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

‎Ryder menyebut setelah hampir dua tahun mengembangkan proyek itu, pihak Lightstorm secara sepihak menghentikan kerja sama dengan alasan bahwa film fiksi ilmiah bertema lingkungan dinilai tidak memiliki daya tarik komersial. Namun, tidak lama setelah itu, Lightstorm justru mulai menggarap film Avatar.

‎Dalam gugatan terbarunya, Ryder menilai terdapat kemiripan substansial antara KRZ 2068 dan semesta Avatar, termasuk karakter utama yang dikirim perusahaan pertambangan dari Bumi ke planet atau bulan asing, serta penggunaan teknologi 3D sebagai elemen utama penceritaan.

‎Ryder menuntut ganti rugi atas dugaan pelanggaran kontrak tersirat, penipuan, dan kelalaian dalam penyampaian informasi. Ia juga menuntut bagian dari pendapatan komersial film serta pengakuan kredit sebagai penulis atau produser, sesuai dengan kesepakatan awal yang melarang penggunaan materi proyek tanpa kompensasi.

‎Gugatan ini bukan yang pertama kali diajukan Ryder terhadap Cameron. Pada 2011, ia sempat menggugat terkait film Avatar pertama, namun pengadilan California menolak gugatan tersebut dengan pertimbangan bahwa Cameron telah mengembangkan konsep *Avatar* sebelum menerima karya Ryder.

‎Meski demikian, Ryder menegaskan bahwa gugatan terbaru ini bersifat terpisah dan berfokus pada pengembangan lanjutan waralaba Avatar, termasuk The Way of Water. Hingga saat ini, James Cameron maupun pihak Lightstorm Entertainment belum memberikan pernyataan resmi terkait gugatan tersebut.

Penulis : R9

Follow WhatsApp Channel ntb.newsline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pusat Informasi Geopark Rinjani Resmi Beroperasi, Pemda Lombok Timur dan Gubernur NTB Perkuat Pengelolaan Pariwisata
Operasi Gabungan Malam Hari, Polresta Mataram Sita Puluhan Botol Miras Tanpa Izin
Bitcoin Bertahan di Level Tinggi, Sentuh Kisaran USD 78.000 di Tengah Arus Dana Institusi
Puskesmas Ujan Mas Gencarkan Edukasi Kesehatan Reproduksi Wanita, dr. Yolanda Tekankan Peran Hormon dan Siklus Haid
Prabowo–Macron Perkuat Kerja Sama Strategis Indonesia–Prancis
Prajurit TNI Gugur dalam Misi UNIFIL di Lebanon, FRIC Sampaikan Duka
Santri Lapas Selong Tampil di Festival Seni dan Ngabuburit Ramadhan Kampung PAS
Pagelaran Wastra NTB Angkat Peran Penenun dan Kepedulian Sosial

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 11:30 WITA

Pusat Informasi Geopark Rinjani Resmi Beroperasi, Pemda Lombok Timur dan Gubernur NTB Perkuat Pengelolaan Pariwisata

Sabtu, 2 Mei 2026 - 08:27 WITA

Operasi Gabungan Malam Hari, Polresta Mataram Sita Puluhan Botol Miras Tanpa Izin

Sabtu, 25 April 2026 - 06:20 WITA

Bitcoin Bertahan di Level Tinggi, Sentuh Kisaran USD 78.000 di Tengah Arus Dana Institusi

Kamis, 23 April 2026 - 21:54 WITA

Puskesmas Ujan Mas Gencarkan Edukasi Kesehatan Reproduksi Wanita, dr. Yolanda Tekankan Peran Hormon dan Siklus Haid

Rabu, 15 April 2026 - 10:47 WITA

Prabowo–Macron Perkuat Kerja Sama Strategis Indonesia–Prancis

Berita Terbaru