Mataram, newsline.id — Sejumlah santri dari Lapas Kelas IIB Selong turut ambil bagian dalam Festival Seni dan Ngabuburit Ramadhan yang digelar di Kampung PAS sebagai bagian dari rangkaian kegiatan pembinaan selama bulan suci Ramadhan.
Kepala Lapas Selong Sudirman mengatakan keikutsertaan santri dalam kegiatan tersebut menjadi wadah untuk menyalurkan bakat, kreativitas, serta memperkuat semangat kebersamaan di lingkungan pemasyarakatan.
“Keikutsertaan santri dalam kegiatan ini bukan hanya untuk memeriahkan suasana Ramadhan, tetapi juga sebagai sarana membangun rasa percaya diri, tanggung jawab, serta mempererat hubungan sosial dengan masyarakat,” ujarnya di Mataram, Rabu.
ADVERTISEMENT
.480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
Menurutnya, partisipasi warga binaan dalam festival seni tersebut merupakan bagian dari program pembinaan kepribadian dan kemandirian yang secara konsisten dilaksanakan oleh pihak lapas.
Momentum ngabuburit Ramadhan dimanfaatkan sebagai ruang refleksi diri sekaligus pembuktian bahwa para santri mampu berkarya dan memberikan kontribusi positif selama menjalani masa pembinaan.
Antusiasme pengunjung Kampung PAS terlihat saat menyaksikan penampilan para santri yang menghadirkan suasana religius dan kebersamaan hingga menjelang waktu berbuka puasa.
Melalui kegiatan tersebut, pihak lapas berharap proses pembinaan dapat berjalan optimal sekaligus mendukung upaya reintegrasi sosial warga binaan setelah menyelesaikan masa pidana.
Kegiatan itu juga diharapkan mampu memperkuat citra positif lembaga pemasyarakatan sebagai institusi yang tidak hanya menjalankan fungsi penegakan hukum, tetapi juga pembinaan bagi warga binaan. (AK)
Editor : R9







