Mataram, newsline.id – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) tengah menyiapkan rencana kontingensi sebagai langkah cepat menghadapi potensi cuaca ekstrem dan bencana alam di berbagai kawasan wisata menjelang masa liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026.
Gubernur NTB, Lalu Muhammad Iqbal mengatakan langkah tersebut diambil menyusul prediksi meningkatnya curah hujan pada akhir tahun serta untuk memastikan keamanan wisatawan dan masyarakat lokal.
“Selain mengantisipasi bencana seperti tahun-tahun sebelumnya, yang perlu kita berikan perhatian khusus adalah menyusun contingency plan jika terjadi bencana di destinasi-destinasi wisata, baik untuk wisatawan domestik maupun mancanegara. Dalam satu minggu rencana ini sudah harus selesai,” ujarnya dalam Rapat Antisipasi Nataru serta HUT NTB ke-67 di Kantor Bank NTB Syariah, Jumat (5/12).
ADVERTISEMENT
.480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
Ia menyebutkan bahwa koordinasi lintas sektor terus diperkuat untuk memastikan efektivitas sistem peringatan dini. Seluruh elemen penanggulangan bencana akan diaktifkan, termasuk command center BPBD Provinsi NTB yang akan terkoneksi dengan BPBD kabupaten/kota.
“TNI melalui Babinsa juga menyiapkan mekanisme khusus untuk suplai informasi early warning, sehingga kita tidak terlambat mengetahui potensi bencana,” katanya.
Menanggapi bencana yang melanda sejumlah wilayah di Pulau Sumatra, Iqbal memastikan bahwa NTB akan ikut memberikan bantuan dan menunjukkan solidaritas melalui kegiatan doa bersama bertajuk
“NTB Bermunajat” pada malam 17 Desember, yang menjadi bagian dari rangkaian HUT NTB.
“Intinya adalah bersyukur dan menunjukkan empati. Kita tidak perlu pesta-pesta di tahun baru, apalagi ketika warga dan saudara-saudara kita di Aceh, Sumut, dan Sumbar sedang tertimpa bencana. Kita tunjukkan solidaritas,” ujarnya.
Iqbal menambahkan bahwa donasi resmi dari Pemerintah Provinsi NTB akan dibuka dalam satu hingga dua hari ke depan sambil menunggu perkembangan informasi dari BNPB terkait kebutuhan di daerah terdampak.
Penulis : R9







