Pemkab Lombok Timur sebut panic buying picu kelangkaan LPG 3 kg

Senin, 13 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Selong, newsline.id — Pemerintah Kabupaten Lombok Timur menyebut fenomena pembelian berlebihan (panic buying) menjadi salah satu penyebab utama sulitnya masyarakat memperoleh gas elpiji 3 kilogram dalam beberapa waktu terakhir.

Bupati Lombok Timur Haerul Warisin mengatakan kondisi tersebut dipicu berbagai isu yang berkembang di masyarakat sejak akhir Ramadan, meskipun informasi tersebut tidak sepenuhnya benar.

“Masih banyak yang tidak boleh pakai ternyata pakai elpiji 3 kg ini,” ujarnya usai rapat koordinasi bersama Pertamina, agen, dan pangkalan elpiji di Selong, Senin (13/4).

ADVERTISEMENT

ads.480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia mengungkapkan, tim satgas juga menemukan penggunaan elpiji bersubsidi tidak sesuai peruntukannya, termasuk oleh pelaku usaha seperti peternak ayam.

Selain itu, peningkatan daya beli masyarakat seiring pertumbuhan ekonomi daerah turut mendorong tingginya konsumsi elpiji 3 kg.

Untuk mengatasi kondisi tersebut, Pemkab Lombok Timur mengusulkan penambahan distribusi atau “super ekstra dropping” kepada pihak Pertamina Patra Niaga guna menekan kepanikan masyarakat.

“Ini salah satu upaya untuk menyelesaikan distribusi yang tidak tepat,” katanya.

Pemerintah daerah juga berencana mengusulkan penggunaan data desil sebagai dasar distribusi agar penyaluran gas bersubsidi lebih tepat sasaran kepada masyarakat miskin.

Sementara itu, Sales Branch Manager Rayon 1 NTB Pertamina Patra Niaga Tommy Wisnu Ramdan menyatakan pihaknya akan menyampaikan usulan tersebut ke pusat.

Ia menyebut penyaluran elpiji di Lombok Timur pada 1–14 April telah mencapai sekitar 40.556 tabung per hari, meningkat 5.000 hingga 6.000 tabung dibandingkan distribusi normal.

Di sisi lain, Sekretaris Daerah Lombok Timur Muhammad Juaini Taofik menambahkan pihaknya bersama satgas telah melakukan inspeksi mendadak serta operasi pasar guna menstabilkan pasokan.

Menurutnya, tambahan distribusi yang dilakukan seharusnya sudah mencukupi kebutuhan masyarakat sehingga diharapkan kondisi segera kembali normal. (AK)

Editor : R9

Follow WhatsApp Channel ntb.newsline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

20 Peserta Ikuti Pelatihan Kompetensi, Bupati Lotim Serahkan Bantuan Peralatan DBH-CHT dan Santunan BPJS
127 Desa di Lotim Belum Bangun KDKMP, Bupati: Manfaatkan Rp1 Miliar dari Negara, Cari Solusi Lahan
Bupati Lotim Tegaskan Ketahanan Pangan dan Infrastruktur Jadi Prioritas, Siapkan Rp200 Miliar untuk Jalan
KKN ITSkes Muhammadiyah Selong Gelar Sosialisasi dan PMT untuk 55 Balita Stunting di Pringgabaya Utara
Bupati Lotim Lepas 80 Kontingen Pramuka ke Jamnas XII di Cibubur, Pesan Jaga Nama Baik Daerah
Sekda Lotim Buka Jeruk Manis Festival IV, Apresiasi Kemandirian Desa dan Warisan Adat Kayu Jejeneng
Bupati Lotim Sampaikan KUA-PPAS 2027 Rp3,176 Triliun, DPRD Setujui Dua Raperda di Paripurna
Dua Kali Kebakaran TNGR Berhasil Dikendalikan, Bupati Lotim Khawatir Isu Internasional dan Ajukan Bantuan Pusat

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 16:20 WITA

20 Peserta Ikuti Pelatihan Kompetensi, Bupati Lotim Serahkan Bantuan Peralatan DBH-CHT dan Santunan BPJS

Senin, 7 September 2026 - 16:48 WITA

127 Desa di Lotim Belum Bangun KDKMP, Bupati: Manfaatkan Rp1 Miliar dari Negara, Cari Solusi Lahan

Senin, 7 September 2026 - 15:51 WITA

Bupati Lotim Tegaskan Ketahanan Pangan dan Infrastruktur Jadi Prioritas, Siapkan Rp200 Miliar untuk Jalan

Selasa, 18 Agustus 2026 - 21:38 WITA

KKN ITSkes Muhammadiyah Selong Gelar Sosialisasi dan PMT untuk 55 Balita Stunting di Pringgabaya Utara

Selasa, 11 Agustus 2026 - 18:44 WITA

Bupati Lotim Lepas 80 Kontingen Pramuka ke Jamnas XII di Cibubur, Pesan Jaga Nama Baik Daerah

Berita Terbaru