Wagub minta warga Dompu di Mataram tak jadikan halalbihalal sekadar seremoni

Minggu, 19 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mataram, newsline.id — Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat Indah Dhamayanti Putri meminta warga Dompu yang bermukim di Kota Mataram tidak menjadikan kegiatan halalbihalal sekadar ajang seremonial, tetapi sebagai ruang memperkuat kontribusi nyata bagi pembangunan.

Pesan itu disampaikan dalam kegiatan Halalbihalal Rukun Keluarga Dompu (RKD) di Hotel Lombok Astoria, Minggu, (18/4), yang dihadiri ratusan warga Dompu di perantauan.

“Dengan soliditas yang kuat, warga Dompu di Mataram harus mampu memberikan peran terbaik, baik untuk kemajuan Kabupaten Dompu maupun pembangunan Provinsi Nusa Tenggara Barat secara umum,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

ads.480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menekankan, forum-forum komunitas seperti RKD memiliki potensi strategis sebagai penggerak solidaritas sosial, namun kerap terjebak pada rutinitas tahunan tanpa tindak lanjut program yang berkelanjutan.

Menurut indah, seharusnya menjadi momentum untuk merajut kembali kebersamaan sekaligus memperkuat peran komunitas sebagai agen perubahan di tengah masyarakat perkotaan.

”Tentu harus terus menjaga harmoni dan menghormati lingkungan tempat tinggal,” katanya.

Wali Kota Mataram Mohan Roliskana yang turut hadir menilai keberadaan warga Dompu memberi warna dalam kehidupan sosial kota. Ia menyebut sebagian besar warga Dompu merasa nyaman tinggal di Mataram, sehingga pemerintah kota perlu memastikan dukungan fasilitas dasar tetap memadai.

“Tentu kehadiran saudara-saudara kita, harus ditopang dengan fasilitas baik. Seperti fasilitas pendidikan, kesehatan dan ruang-ruang rekreasi,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua RKD Saiful Insan berharap kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga memperkuat jaringan sosial antaranggota komunitas.

Kegiatan halalbihalal ini kembali menegaskan peran komunitas berbasis kedaerahan sebagai ruang menjaga identitas sekaligus memperkuat kohesi sosial. Namun, tantangannya adalah mendorong agar aktivitas komunitas tidak berhenti pada simbol kebersamaan, melainkan bertransformasi menjadi gerakan yang berdampak langsung bagi masyarakat. (Red)

Follow WhatsApp Channel ntb.newsline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Keberkahan Alam Sambelia, Bupati Lotim Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan
Bupati Lotim Serahkan Bantuan BAZNAS ke 60 Pedagang Pasar Tenten, Ingatkan Kebersihan
Kapolda NTB Gelar Minggu Kasih di Gereja Imanuel Mataram, Perkuat Toleransi
Penantian 16 Tahun Berakhir, Bupati Lotim Serahkan SHM ke 109 KK Transmigran UPT Jeringo
Muhasabah dan Perbanyak Istighfar, Pemkab Lotim Gelar Salat Istisqa
Debit Air Menyusut, Bupati Lotim Minta PDAM Rawat Mata Air hingga Minta Maaf ke Warga
Bupati Lotim Tegaskan Ketahanan Pangan dan Infrastruktur Jadi Prioritas, Siapkan Rp200 Miliar untuk Jalan
KKN ITSkes Muhammadiyah Selong Gelar Sosialisasi dan PMT untuk 55 Balita Stunting di Pringgabaya Utara

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 12:27 WITA

Bupati Lotim Serahkan Bantuan BAZNAS ke 60 Pedagang Pasar Tenten, Ingatkan Kebersihan

Minggu, 18 Oktober 2026 - 21:00 WITA

Kapolda NTB Gelar Minggu Kasih di Gereja Imanuel Mataram, Perkuat Toleransi

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:15 WITA

Penantian 16 Tahun Berakhir, Bupati Lotim Serahkan SHM ke 109 KK Transmigran UPT Jeringo

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:13 WITA

Muhasabah dan Perbanyak Istighfar, Pemkab Lotim Gelar Salat Istisqa

Kamis, 1 Oktober 2026 - 16:01 WITA

Debit Air Menyusut, Bupati Lotim Minta PDAM Rawat Mata Air hingga Minta Maaf ke Warga

Berita Terbaru