BNPB: 23 Warga Tewas dan 3.900 KK Mengungsi akibat Banjir dan Longsor di Sumatera Barat

Sabtu, 29 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, newsline.id – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto melaporkan sebanyak 23 warga meninggal dunia, 12 orang hilang, dan empat lainnya luka-luka akibat bencana banjir dan tanah longsor yang melanda Sumatera Barat. Hingga Jumat, tercatat 3.900 kepala keluarga (KK) mengungsi dari wilayah terdampak.

“Daerah yang terdampak paling parah adalah Kota Solok dan Padang,” kata Suharyanto di Jakarta, Jumat. Ia menyebutkan, dari total pengungsi tersebut, sekitar 3.208 KK berada di Padang Pariaman, sementara sekitar 600 KK mengungsi di Kota Solok.

Suharyanto menuturkan bahwa dibandingkan dua provinsi terdampak lainnya, yakni Sumatera Utara dan Aceh, skala kerusakan di Sumatera Barat relatif lebih ringan. Kondisi terparah terjadi di Sumatera Utara, khususnya Kabupaten Tapanuli Tengah, yang sebelumnya melaporkan 48 korban jiwa hingga Kamis (27/11).

ADVERTISEMENT

ads.480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menambahkan, sejumlah infrastruktur di Sumatera Barat mengalami kerusakan, termasuk lima jembatan dan beberapa titik longsor. Namun, akses komunikasi dinilai lebih baik dibandingkan Aceh dan Sumatera Utara. “Komunikasi HP serta internet masih berfungsi cukup baik, tetapi tetap kami lakukan penguatan dengan komunikasi darurat melalui Starlink,” ujarnya.

BNPB memastikan bantuan logistik mencakup sembako, alat kebersihan, kasur lipat, makanan siap saji, serta peralatan komunikasi telah terdistribusi dengan memadai. Bantuan tambahan dari Presiden Prabowo Subianto yang telah diterima berupa alat komunikasi Starlink, 18 unit genset, 30 LCR, logistik permakanan, serta tenda darurat.

Suharyanto menegaskan, BNPB akan terus memperbarui informasi perkembangan penanganan banjir dan longsor di wilayah Sumatera.

Sementara itu, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan duka cita mendalam kepada para korban bencana. Ia menekankan pentingnya kewaspadaan lingkungan di tengah kondisi perubahan iklim yang semakin nyata. “Kita berdoa agar Yang Maha Kuasa meringankan penderitaan saudara-saudara kita,” kata Prabowo pada Pertemuan Tahunan Bank Indonesia di Jakarta, Jumat (28/11).

Pemerintah telah mengirimkan bantuan penanganan bencana ke Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat melalui tiga pesawat Hercules dan satu Airbus A400 dari Lanud Halim Perdanakusuma. Bantuan tersebut meliputi 150 tenda, 64 perahu karet, genset, 100 alat komunikasi, makanan siap saji, obat-obatan, serta tenaga medis.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wihaya mengatakan pemerintah pusat dan daerah terus berkoordinasi dalam percepatan penanganan bencana. Presiden Prabowo juga telah berkomunikasi dengan para kepala daerah di provinsi-provinsi terdampak untuk memastikan kebutuhan penanganan terpenuhi.

 

Penulis : R9

Follow WhatsApp Channel ntb.newsline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gebrakan KKN ITSkes Muhammadiyah Selong, 341 Warga Pringgabaya Utara Sukses Migrasi ke KTP Digital
DPK HIMMAH NWDI Fakultas Teknik Buka HIMMAH Teknik Mengabdi 2026, Fokus Transformasi Digital di Tembeng Putik
Festival Peresean Kembang Kuning Ditutup, Bupati Lotim Dorong Festival Peresean Digelar Empat Kali Setahun
Gedung Serbaguna Disiapkan Jadi Ikon Baru Lombok Timur, Siap Tampung 2.000 Orang
Bupati Lombok Timur Lepas Rombongan Pawai Ta’aruf MTQ NTB ke-31
Lombok Timur Jadi Pilot Project Nasional Digitalisasi Bansos, 400 Ribu KK Masuk Sasaran Pendataan
1.052 Narapidana dan Anak Binaan Terima Remisi Khusus Waisak 2026, Enam Orang Langsung Bebas
BGN dan Polda NTB Ungkap Dugaan Penipuan Dapur MBG, Korban Alami Kerugian Rp950 Juta

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 21:52 WITA

Gebrakan KKN ITSkes Muhammadiyah Selong, 341 Warga Pringgabaya Utara Sukses Migrasi ke KTP Digital

Rabu, 22 Juli 2026 - 10:57 WITA

DPK HIMMAH NWDI Fakultas Teknik Buka HIMMAH Teknik Mengabdi 2026, Fokus Transformasi Digital di Tembeng Putik

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:43 WITA

Festival Peresean Kembang Kuning Ditutup, Bupati Lotim Dorong Festival Peresean Digelar Empat Kali Setahun

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:03 WITA

Bupati Lombok Timur Lepas Rombongan Pawai Ta’aruf MTQ NTB ke-31

Rabu, 3 Juni 2026 - 14:48 WITA

Lombok Timur Jadi Pilot Project Nasional Digitalisasi Bansos, 400 Ribu KK Masuk Sasaran Pendataan

Berita Terbaru