Akhmad Munir, Dari Wartawan Daerah Hingga Nakhoda PWI Pusat

Minggu, 31 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA|newsline.id- Lahir di Sumenep, Madura, pada 15 Desember 1966, Akhmad Munir tumbuh besar dengan kecintaan pada dunia jurnalistik. Setelah menamatkan pendidikan di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Negeri Jember, ia memulai langkah pertamanya sebagai reporter di Suara Akbar Jember. Dari ruang redaksi sederhana di kota kecil itu, Munir menapaki perjalanan panjang menuju puncak karier jurnalistik nasional.

Kariernya semakin matang ketika bergabung dengan LKBN ANTARA. Di kantor berita negara ini, ia menempati berbagai posisi penting, mulai dari redaktur, Kepala Biro di Bengkulu, hingga Kepala Biro Jawa Timur. Kinerjanya yang konsisten membawanya dipercaya menjadi Direktur Pemberitaan ANTARA pada 2018, sebelum akhirnya diangkat menjadi Direktur Utama ANTARA pada April 2023.

Selain berkiprah di dunia pers nasional, Munir juga aktif di organisasi kewartawanan. Ia memimpin PWI Jawa Timur selama dua periode, dan kemudian dipercaya menjadi Ketua Bidang Daerah PWI Pusat. Pengalaman panjang di organisasi inilah yang mengantarkannya maju dalam Kongres Persatuan PWI 2025.

ADVERTISEMENT

ads.480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pada 30 Agustus 2025, Munir resmi terpilih sebagai Ketua Umum PWI Pusat periode 2025–2030, setelah meraih 52 suara dan mengungguli petahana Hendry Ch. Bangun. Kemenangan itu bukan sekadar hasil pemilihan, melainkan juga menjadi simbol rekonsiliasi setelah dualisme kepengurusan PWI sejak 2023.

Dalam pidato kemenangannya, Munir menegaskan komitmen untuk membawa PWI lebih modern dan profesional. Ia bertekad memperkuat program Uji Kompetensi Wartawan, memperluas pelatihan berbasis digital, sekaligus menjaga marwah pers sebagai pilar demokrasi.

“PWI harus solid, profesional, dan mampu menjawab tantangan era digital. Kebebasan pers akan terus kita jaga, bersama dengan peningkatan kompetensi wartawan,” ujarnya.

Kini, dari seorang wartawan muda di Jember hingga memimpin kantor berita negara dan organisasi wartawan terbesar di Indonesia, perjalanan Akhmad Munir menjadi bukti bahwa dedikasi dan konsistensi bisa mengantarkan seorang jurnalis ke puncak pengabdian.(**)

Follow WhatsApp Channel ntb.newsline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

1.052 Narapidana dan Anak Binaan Terima Remisi Khusus Waisak 2026, Enam Orang Langsung Bebas
BGN dan Polda NTB Ungkap Dugaan Penipuan Dapur MBG, Korban Alami Kerugian Rp950 Juta
Tagih Utang Berujung Maut, Pemuda 19 Tahun Tewas Usai Duel di Kos-kosan Pagesangan
Tabrak Lari di Simpang Pagutan, Ibu dan Bayi Dua Bulan Jadi Korban
Kasus Kematian Mahasiswi NDR Dilimpahkan ke Satreskrim, Polisi Temukan Dugaan Unsur Pidana
Pemda Lombok Timur Sambut Hadirnya RS UMMAT PKU Muhammadiyah, Mendikdasmen Dorong Budaya Hidup Sehat
Lombok Timur Terima Rp105 Miliar Revitalisasi Pendidikan, 10 Sekolah Diresmikan
Damkar dan Polisi Sigap Tangani Kebakaran Ruko di Mataram, Kerugian Capai Puluhan Juta

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 19:25 WITA

1.052 Narapidana dan Anak Binaan Terima Remisi Khusus Waisak 2026, Enam Orang Langsung Bebas

Sabtu, 30 Mei 2026 - 15:09 WITA

BGN dan Polda NTB Ungkap Dugaan Penipuan Dapur MBG, Korban Alami Kerugian Rp950 Juta

Sabtu, 23 Mei 2026 - 19:35 WITA

Tagih Utang Berujung Maut, Pemuda 19 Tahun Tewas Usai Duel di Kos-kosan Pagesangan

Sabtu, 23 Mei 2026 - 14:42 WITA

Tabrak Lari di Simpang Pagutan, Ibu dan Bayi Dua Bulan Jadi Korban

Selasa, 19 Mei 2026 - 12:14 WITA

Kasus Kematian Mahasiswi NDR Dilimpahkan ke Satreskrim, Polisi Temukan Dugaan Unsur Pidana

Berita Terbaru

Lombok Timur

Bupati Lombok Timur Lepas Rombongan Pawai Ta’aruf MTQ NTB ke-31

Selasa, 9 Jun 2026 - 19:03 WITA