Masbagik, newsline.id — Bupati Lombok Timur Haerul Warisin meresmikan Gedung PGRI Kecamatan Masbagik di tengah rangkaian Halalbihalal dan pelepasan jemaah calon haji, Rabu (22/4). Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti, sekaligus menjadi momentum konsolidasi peran guru dalam agenda pembangunan daerah.
Di hadapan para pendidik, Bupati menegaskan bahwa pembangunan daerah membutuhkan ketegasan agar target dapat tercapai. Ia menyebut sikap tegas yang selama ini ditunjukkan bukan tanpa alasan, melainkan untuk memastikan percepatan program berjalan efektif.
Dalam kesempatan itu, ia juga menyoroti peran strategis guru dalam membentuk karakter generasi. Ia meminta para pendidik tidak hanya mengajar, tetapi menjadi teladan.
ADVERTISEMENT
.480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
“Terima kasih kepada para guru yang terus mempertahankan cara mengajar untuk mencetak generasi yang maju, berakhlak baik, dan berkarakter,” tegasnya.
Selain isu pendidikan, Haerul turut memberikan pesan kepada jemaah calon haji agar menjaga sikap selama menjalankan ibadah.
“Melaksanakan ibadah haji bukan sekadar ibadah biasa, tetapi juga ibadah yang menguras fisik. Tidak boleh ada emosi saat berhaji. Sabar, ikhlas, dan Lillahita’ala,” ujarnya.
Kegiatan ini juga memperlihatkan kuatnya posisi Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) di tingkat kecamatan. Perwakilan PGRI Masbagik menyebut jumlah anggota di wilayah tersebut mencapai lebih dari 10.000 orang, mencakup PNS, PPPK, hingga tenaga honorer.
Di sisi lain, dukungan organisasi profesi terhadap kebijakan daerah juga ditegaskan, termasuk terhadap langkah pemerintah yang tidak merumahkan tenaga guru di luar skema paruh waktu.
Acara turut dirangkai dengan penyerahan tali asih kepada calon jemaah haji dan warga, memperlihatkan pendekatan sosial yang tetap melekat dalam agenda seremonial pemerintah daerah. (AK)
Editor : R9









