Lombok Timur, newsline.id – Aktivitas pendakian Gunung Rinjani ditutup sementara sebagai langkah pengamanan dan keselamatan pengunjung menyusul kondisi cuaca ekstrem yang berpotensi membahayakan pendaki.
Ketua Forum Wisata Lingkar Rinjani Royal Sembahulun mengatakan penutupan jalur pendakian dilakukan secara rutin setiap tahun mulai 1 Januari hingga akhir Maret.
“Penutupan ini dilakukan karena pada periode Januari hingga Maret cuaca cenderung ekstrem, ditandai hujan lebat yang kerap disertai angin kencang,” ujarnya.
ADVERTISEMENT
.480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
Selain faktor cuaca, penutupan juga dimaksudkan untuk Ekologis dan rehabilitasi kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani.
Menurutnya, masa penutupan dimanfaatkan untuk pemulihan ekosistem yang terdampak aktivitas pendakian.
Royal mengakui penutupan tersebut berdampak pada aktivitas ekonomi pelaku usaha wisata dan masyarakat yang bergantung pada sektor tersebut. Namun, ia menegaskan keselamatan pengunjung menjadi pertimbangan utama.
“Secara ekonomi memang berpengaruh, tetapi keselamatan pendaki harus dikedepankan,” katanya.
Ia menambahkan tidak ada alasan lain di luar pertimbangan cuaca dan ekologi dalam kebijakan penutupan sementara jalur pendakian Gunung Rinjani. (AK)
Editor : R9









