Pemkab Lotim sinkronkan program RKPD 2027 dengan provinsi dan pusat

Kamis, 9 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Selong, newsline.id — Pemerintah Kabupaten Lombok Timur menyinkronkan program pembangunan daerah dengan pemerintah provinsi dan pusat melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027.

Kegiatan yang berlangsung di Ballroom Kantor Bupati, Kamis (9/4), tersebut merupakan amanat Kementerian Dalam Negeri melalui Permendagri Nomor 86 Tahun 2017 sebagai forum penyepakatan arah kebijakan, prioritas pembangunan, serta pagu indikatif.

Bupati Lombok Timur Haerul Warisin menegaskan pentingnya keselarasan program daerah dengan kebijakan provinsi dan pusat, termasuk mengacu pada agenda pembangunan nasional.

ADVERTISEMENT

ads.480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Program kabupaten harus mengacu pada program provinsi dan pusat. Menjemput program ke pusat menjadi penting,” ujarnya.

Ia menekankan perencanaan pembangunan harus disusun secara matang agar mampu mendukung program strategis lintas level pemerintahan, termasuk program koperasi dan pemenuhan gizi masyarakat.

Bupati juga mengingatkan pentingnya menjaga capaian pembangunan daerah tahun sebelumnya, antara lain melalui optimalisasi pendapatan asli daerah (PAD), termasuk dari sektor mineral bukan logam dan batuan (MBLB), serta penggalian potensi pendapatan baru.

Kepala Bappeda Lombok Timur Zaidar Rohman melaporkan sejumlah indikator makro daerah pada 2025 menunjukkan perbaikan, di antaranya angka kemiskinan turun dari 14,51 persen menjadi 13,53 persen dan pertumbuhan ekonomi mencapai 4,93 persen.

Selain itu, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) meningkat menjadi 72,35, indeks inovasi dan digital mencapai 58,74, serta Indeks Kualitas Lingkungan Hidup naik menjadi 72,05.

Kinerja fiskal daerah juga tercatat sebesar Rp3,47 triliun atau 101,21 persen, yang menunjukkan kemampuan pembiayaan pembangunan daerah semakin menguat.

Perwakilan Bappeda Provinsi NTB Heri Agustiadi menyampaikan tema RKPD provinsi, yakni “Orkestrasi Pembangunan Berkelanjutan”, yang diharapkan selaras dengan perencanaan di tingkat kabupaten.

Sementara itu, Ketua DPRD Lombok Timur M. Yusri menekankan pentingnya kesinambungan perencanaan berbasis data serta penguatan kolaborasi antara pemerintah daerah, provinsi, dan pusat.

Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan penandatanganan perjanjian kerja antara organisasi perangkat daerah (OPD) dan kecamatan, serta kerja sama antara Baznas Lombok Timur dan BPJS Ketenagakerjaan terkait kepesertaan guru tidak tetap. (AK)

 

Editor : R9

Follow WhatsApp Channel ntb.newsline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkab Lombok Timur sosialisasikan penggunaan elpiji 3 kg kepada peternak ayam
Menteri Desa motivasi siswa NTB hormati orang tua sebagai kunci sukses
Lapas Selong deklarasikan zero HALINAR wujudkan lingkungan bersih dan aman
Musrenbang NTB fokus penurunan kemiskinan dan penguatan SDM
Gubernur Iqbal tekankan peran strategis pers dalam kebijakan publik
Haerul Warisin ajak guru berperan aktif bangun Lombok Timur
Prabowo–Macron Perkuat Kerja Sama Strategis Indonesia–Prancis
NTB Menata Ulang Arah Pembangunan, Targetkan Kemiskinan Satu Digit

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 22:07 WITA

Pemkab Lombok Timur sosialisasikan penggunaan elpiji 3 kg kepada peternak ayam

Kamis, 16 April 2026 - 21:01 WITA

Menteri Desa motivasi siswa NTB hormati orang tua sebagai kunci sukses

Kamis, 16 April 2026 - 20:36 WITA

Lapas Selong deklarasikan zero HALINAR wujudkan lingkungan bersih dan aman

Kamis, 16 April 2026 - 14:45 WITA

Musrenbang NTB fokus penurunan kemiskinan dan penguatan SDM

Kamis, 16 April 2026 - 13:29 WITA

Gubernur Iqbal tekankan peran strategis pers dalam kebijakan publik

Berita Terbaru

Mataram

Musrenbang NTB fokus penurunan kemiskinan dan penguatan SDM

Kamis, 16 Apr 2026 - 14:45 WITA

Pemerintahan

Gubernur Iqbal tekankan peran strategis pers dalam kebijakan publik

Kamis, 16 Apr 2026 - 13:29 WITA