PBNU Resmi Luncurkan Tema Harlah Satu Abad NU Masehi

Selasa, 6 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, newsline.id — Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) resmi meluncurkan tema Hari Lahir (Harlah) Satu Abad NU versi Masehi, ” Mengawal Indonesia Merdeka, Menuju Peradaban Mulia “, dalam rangkaian acara Khatmil Quran dan Istigatsah Harlah ke-103 NU di Lobi Gedung PBNU, Jakarta Pusat, Senin (5/1).

Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf mengatakan, tema tersebut merupakan hasil kesepakatan rapat gabungan PBNU pada Agustus 2025.

“Ini tagline yang disepakati dalam rapat gabungan pada bulan Agustus 2025 yang lalu,” ujarnya saat menyampaikan sambutan.

ADVERTISEMENT

ads.480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Gus Yahya menjelaskan tema itu menjadi kelanjutan visi besar NU, yakni membangun peradaban, yang juga menjadi cita-cita berdirinya jam’iyyah NU.

“Oleh sebab itu, PBNU memulai dengan tagaline Merawat Jagat Membangun Peradaban karena kita memahami bahwa jamiyyah ini didirikan dengan visi untuk membangun peradaban. Itu berarti bukan hanya untuk bangsa Indonesia saja, bukan hanya untuk kaum mu’minin, tapi juga untuk seluruh umat manusia,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa membangun peradaban memiliki tujuan menuju peradaban yang mulia.

“Maka kita semua harus menghidupkan di dalam pikiran dan hati kita cita-cita peradaban yang mulia ini untuk seluruh umat manusia,” kata Gus Yahya.

Ketua Umum PBNU itu juga menekankan pentingnya persatuan di tubuh NU.

“Dan tidak ada pilihan menjadi barisan perjuangan yang kuat selain kita harus bersatu,” tegasnya.

Gus Yahya menjelaskan bahwa berdasarkan hasil Muktamar ke-32 NU di Makassar, peringatan harlah hanya memakai penanggalan Hijriah. Meski begitu, untuk memudahkan masyarakat internasional, PBNU juga menggunakan penanggalan Masehi.

“Kita juga akan menyelenggarakan selamatan 100 tahun Nahdlatul Ulama menurut kalender masehi, insyaallah, nanti pada tanggal 31 Januari karena Nahdlatul Ulama didirikan pada tanggal 16 Rajab 1344 bertepatan dengan 31 Januari 1926,” ujarnya.

Ia menambahkan, puncak Harlah Satu Abad NU versi Masehi bakal digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, pada 31 Januari 2026.

“Kita insyallah akan selenggarakan selamatan juga mudah-mudahan bisa cukup besar walaupun tidak sebesar peringatan 1 Abad tahun 1444 di Sidoarjo yang dihadiri mungkin sampai 4 juta orang pada waktu itu. Insyallah kita akan selenggarakan selamatan di Gelora Bung Karno, Insyallah,” kata Gus Yahya.

Penulis : R9

Follow WhatsApp Channel ntb.newsline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bangun Kesadaran Hidup Sehat, Pemkab Lotim Bersama YJI Dorong Pencegahan Penyakit Jantung
Keberkahan Alam Sambelia, Bupati Lotim Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan
Bupati Lotim Serahkan Bantuan BAZNAS ke 60 Pedagang Pasar Tenten, Ingatkan Kebersihan
Kapolda NTB Gelar Minggu Kasih di Gereja Imanuel Mataram, Perkuat Toleransi
Penantian 16 Tahun Berakhir, Bupati Lotim Serahkan SHM ke 109 KK Transmigran UPT Jeringo
Muhasabah dan Perbanyak Istighfar, Pemkab Lotim Gelar Salat Istisqa
Kapolresta Mataram Hadiri HUT TNI ke-81, Tegaskan Soliditas TNI-Polri
Debit Air Menyusut, Bupati Lotim Minta PDAM Rawat Mata Air hingga Minta Maaf ke Warga

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 12:13 WITA

Bangun Kesadaran Hidup Sehat, Pemkab Lotim Bersama YJI Dorong Pencegahan Penyakit Jantung

Senin, 19 Oktober 2026 - 12:27 WITA

Bupati Lotim Serahkan Bantuan BAZNAS ke 60 Pedagang Pasar Tenten, Ingatkan Kebersihan

Minggu, 18 Oktober 2026 - 21:00 WITA

Kapolda NTB Gelar Minggu Kasih di Gereja Imanuel Mataram, Perkuat Toleransi

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:15 WITA

Penantian 16 Tahun Berakhir, Bupati Lotim Serahkan SHM ke 109 KK Transmigran UPT Jeringo

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:13 WITA

Muhasabah dan Perbanyak Istighfar, Pemkab Lotim Gelar Salat Istisqa

Berita Terbaru