PBNU Capai Islah, Sepakati Gelar Muktamar NU ke-35 Secara Bersama

Jumat, 26 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kediri, newsline.id – Dinamika internal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) memasuki babak baru setelah tercapainya kesepakatan islah antara Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar dan Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf.

“Alhamdulillah, hari ini kita menyaksikan peristiwa yang menyejukkan. Islah telah tercapai, dan kami bersama Rais Aam menyepakati bahwa solusi terbaik bagi jam’iyah adalah melalui Muktamar bersama,” kata Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf usai pertemuan di Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri, Jawa Timur, Kamis (25/12/2025).

Islah tersebut dicapai dalam pertemuan yang digelar atas prakarsa para masyayikh dan mustasyar PBNU. Pertemuan berlangsung khidmat dan mempertemukan kedua pimpinan tertinggi PBNU dalam satu forum setelah melalui proses dialog yang panjang.

ADVERTISEMENT

ads.480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pertemuan tersebut merupakan kelanjutan dari Musyawarah Kubro yang sebelumnya juga dilaksanakan di lokasi yang sama.

Para masyayikh menilai polemik internal PBNU, yang dipicu oleh keputusan pemberhentian Ketua Umum oleh Rais Aam dan dinilai tidak sesuai dengan AD/ART NU, perlu diselesaikan melalui mekanisme islah dan Muktamar yang sah.

Kesepakatan untuk menggelar Muktamar Ke-35 NU secara bersama dicapai setelah melalui proses negosiasi dan perdebatan yang intens, namun tetap dijalankan dalam semangat persaudaraan atau ukhuwah nahdliyah.

Sejumlah tokoh sentral NU turut hadir dalam pertemuan tersebut, di antaranya Mustasyar PBNU KH Ma’ruf Amin yang juga Wakil Presiden RI periode 2019–2024, serta para kiai sepuh yang berperan sebagai penengah.

Dengan tercapainya kesepakatan tersebut, silaturahim di Pondok Pesantren Lirboyo secara resmi mengakhiri konflik internal PBNU. Kepemimpinan PBNU hingga pelaksanaan Muktamar tetap dijalankan oleh KH Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam dan KH Yahya Cholil Staquf sebagai Ketua Umum.

“Kesepakatan ini akan segera kami tindak lanjuti dengan pembentukan panitia bersama untuk mempersiapkan Muktamar. Kita akan menyukseskan forum tertinggi jam’iyah ini secara damai dan bermartabat,” kata Gus Yahya.

Follow WhatsApp Channel ntb.newsline.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bangun Kesadaran Hidup Sehat, Pemkab Lotim Bersama YJI Dorong Pencegahan Penyakit Jantung
GMNI Lotim Pertanyakan Masa Jabatan Plt Dirut PDAM yang Dinilai Melebihi Ketentuan
21 Pejabat Pemkab Lombok Timur Dilantik, Bupati Tekankan Etika dan Pelayanan
GMNI Lotim Desak Bupati Segera Gelar Pansel Direksi PDAM, Soroti Masa Jabatan Plt
Kapolresta Mataram Hadiri HUT TNI ke-81, Tegaskan Soliditas TNI-Polri
Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Lombok Timur Tegaskan Komitmen Kebangsaan
Bupati Lotim Sampaikan KUA-PPAS 2027 Rp3,176 Triliun, DPRD Setujui Dua Raperda di Paripurna
Dua Kali Kebakaran TNGR Berhasil Dikendalikan, Bupati Lotim Khawatir Isu Internasional dan Ajukan Bantuan Pusat

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 12:13 WITA

Bangun Kesadaran Hidup Sehat, Pemkab Lotim Bersama YJI Dorong Pencegahan Penyakit Jantung

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 00:25 WITA

GMNI Lotim Pertanyakan Masa Jabatan Plt Dirut PDAM yang Dinilai Melebihi Ketentuan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 01:09 WITA

21 Pejabat Pemkab Lombok Timur Dilantik, Bupati Tekankan Etika dan Pelayanan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:57 WITA

GMNI Lotim Desak Bupati Segera Gelar Pansel Direksi PDAM, Soroti Masa Jabatan Plt

Senin, 5 Oktober 2026 - 12:42 WITA

Kapolresta Mataram Hadiri HUT TNI ke-81, Tegaskan Soliditas TNI-Polri

Berita Terbaru